Berita

Darmin Nasution/Net

Bisnis

Darmin Targetkan RI Sama Dengan Tetangga

Pangkas Jumlah Larangan Terbatas
RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 09:51 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah menargetkan dapat memangkas larangan ter­batas (lartas) terhadap perizinan impor. Untuk diketahui, lartas merupakan perizinan terbatas di sektor perdagangan. Langkah ini diambil akan aktivitas impor lebih sederhana dan efisien. Karena, panjangnya prosedur lartas selama ini dianggap men­jadi salah satu pemicu lamanya kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

Menteri Koordinator Per­ekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, tim reformasi perizinan menargetkan bisa me­mangkas lartas sebanyak 19 persen dari total HS (Harmo­nized System/HS). Sehingga bisa menyamai lartas negara tetangga.

"Saat ini, lartasnya ada 49 persen (5.299 HS). Sedangkan Malaysia dan Thailand itu hanya 17 persen (jumlah lartasnya)," ucap Darmin saat Rapat Strategi Penertiban Impor Beresiko Tinggi (PIBT) di Kemente­rian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, kemirin.


Darmin optimistis, pemerintah bisa menurunkan jumlah lartas. Menurutnya, pemerintah akan menurunkan persentase lartas melalui berbagai macam ke­bijakan. Salah satunya dengan menyederhanakan pemeriksaan izin impor sehingga tidak ber­lapis-lapis. Nanti tidak ada lagi barang yang sama di beberapa kementerian. Selain itu, pemerintah bakal menyiapkan dengan single risk management.

"Di Priok operasi kewenangan 15 kementerian ditambah 3 lembaga 18 ya masing-masing selama ini punya standar me­meriksa sendiri ukuran risikonya lain-lain," tutur Darmin.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan, untuk menopang target itu, pemerintah bakal me­nyederhanakan izin tata niaga perdagangan internasional dan mengimplementasi pengawasan post border.

Ani-sapaan akrab Sri Mulyani-mengatakan, penyederhanaan izin tersebut dituangkan dana pernyataan bersama (joint statements) antara Kementerian keuangan dan beberapa kemen­terian/lembaga terkait termasuk Menteri Koordinator Pereko­nomian, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Kepala BPOM.

"Kita akan buat tim kecil untuk menerbitkan perizinan, sama BPOM (Badan Penga­wasan Obat dan Makanan) dan Kementerian Pertanian. Dari pemerintah perlu berorganisasi dengan baik juga. Jadi pengu­saha (misalnya) kain dari Peka­longan, akan saya yakinkan agar izin impornya diberikan secepat mungkin," katanya.

Menurut Ani, harmonisasi dilakukan untuk mengatur lartas yang berbeda tetapi mengatur komoditas yang sama, ke depan­nya dapat disederhanakan men­jadi satu peraturan. Selanjutnya, strategi ini juga dapat berupa penyederhanaan persyaratan atau kriteria agar Usaha Kecil Menen­gah memperoleh izin impor ter­hadap komoditas yang dijadikan sebagai bahan baku. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya