Berita

Driver Ojek Online Pukul Pelanggan Gara-gara Cancel Orderan/Net

Bisnis

Operator Kudu Lebih Ketat Rekrut Mitra

Driver Ojek Online Pukul Penumpang
SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 10:42 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyesalkan insiden pemuku­lan yang dilakukan driver ojek online Grab terhadap calon penumpangnya, Jefri Ardiansyah, salah satu pekerja di Mal Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Selasa (25/7). Pemukulan tersebut dipicu karena sang driver marah, lelaki berusia 28 tahun mem­batalkan pesanannya.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemen­hub JA Barata mengatakan, pihaknya menyesalkan keja­dian tersebut. Dia berharap, ke depan penyedia transportasi online, lebih ketat di dalam melakukan rekrutmen.

"Kalau ada driver pukul penumpang, berarti proses rekrutmennya nggak beres," kata Barata kepada Rakyat Merdeka, kemarin.


Soal sanksi, Barata menerangkan, kasus tersebut bukan domain Kemenhub na­mun kepolisian. Karena, kasus tersebut bukan perkara trans­portasi tetapi pidana umum. Kemenhub akan mengawal dari sisi peraturan transpor­tasinya.

Sekadar informasi, kasus pemukulan tersebut ramai dibicarakan publik karena videonya viral di media sosial. Pemukulan terjadi saat Jefri baru pulang bekerja di Mal Pondok Indah dengan meng­gunakan jasa Grab menuju rumahnya. Belum jauh dari tempatnya bekerja, dia dice­gat 3 driver Grab dan 1 driver Gojek. Saat itulah Jefri menge­tahui, kalau pemukulan itu terjadi karena dia pernah mem­batalkan pesanan. Karena, para pelaku mengumbar ancaman terhadapnya agar tidak mem­batalkan lagi pesanan.

Sementara itu, Menteri Per­hubungan Budi Karya Sumadi mengimbau agar masyarakat tidak mempermainkan ojek online dalam melakukan peme­sanan.

"Saya imbau kepada pe­langgan, melakukan sesuatu pemanggilan atau order yang benar jangan seolah-olah mem­permainkan (driver ojek on­line)," pesannya.

Dia meminta agar opera­tor melakukan pengaturan dengan baik sehingga in­siden tersebut tidak terulang lagi. Dia meminta agar pihak operator menindak driver yang agresif.

Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar menyesali insiden tersebut, dan memohon maaf kepada penumpang yang bersangku­tan. Dia menegaskan, kesela­matan penumpang merupakan prioritas Grab.

Mediko menyebut pihaknya tengah menginvestigasi keja­dian tersebut. Bila ditemukan pelanggaran kode etik, Grab tak segan memberikan tin­dakan tegas seperti pember­hentian sementara maupun pemutusan kemitraan.

"Kami tidak akan mem­berikan toleransi atas segala bentuk tindak kekerasan. Jika penumpang mengalami ke­jadian tidak menyenangkan selama perjalanan bersama Grab, kami anjurkan untuk segera melaporkannya mela­lui layanan konsumen Grab," katanya.

Mediko mengatakan, pihaknya menghargai masukan yang telah disampaikan dan hal tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan.

"Kami berupaya agar ke­jadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. Salah satunya adalah dengan mem­berikan pelatihan ulang secara berkala kepada para mitra pengemudi mengenai etika pelayanan kepada penumpang sesuai dengan kode etik yang berlaku," tuturnya. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya