Berita

Mario Mandzukic/Net

Olahraga

Gelas Gialorossi Hampir Penuh

Juventus vs AS Roma 1-1
SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 10:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Juventus menggebuk AS Roma 5-4 (1-1) lewat adu penalti dalam laga penutup International Champions Cup 2017 yang dige­lar kemarin pagi WIB di Stadion Gilette, Amerika Serikat.

Setelah dua babak bermain imbang 1-1, yang masing-mas­ing dicetak Mario Mandzukic di menit 29 dan Roma membalas lewat Edin Dzeko di menit 74. Alhasil, laga pun berlanjut ke sesi adu pinalti.

Pada eksekusi adu tos-to­san ini, penendang pertama I Gialorossi, Marco Tumminello gagal menaklukan Gianluigi Buffon. Empat penendang Roma berikutnya berhasil menge­labuhi Gigi sapaan akrab Buffon. Sayangnya, itu semua tak kuasa membendung lima eksekutor I Bianconeri yang seluruhnya menaklukan Alisson Becker. Kemenangan ini menutup hasil positif Juve selama ICC 2017 berlangsung.


Bagi Juventus, ini adalah kemenangan kedua setelah sebe­lumnya mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 3-2. Sementara di pertandingan ICC pertama, Si Nyonya Tua kalah 1-2 dari Barcelona.

Elcapitano Juve, Gigi men­gaku bangga dengan permainan koleganya yang kian meningkat. "Ini adalah tur Amerika Serikat yang bagus. Penting bagi kami untuk menemukan bentuk per­forma menjelang dimulainya Seri A," ujar penjaga gawang yang juga kapten tim interna­sional Italia itu.

Diakuinya, tambah Gigi, per­caya dengan kualitas serta loy­alitas koleganya saat ini. "Kami percaya dengan kemampuan kami. Hal ini yang membuat kami sukses dalam beberapa tahun terakhir ini," tutup kiper gaek berusia 39 itu.

Terpisah, meski kalah coach Eusebio Di Fransisco menilai terjadi peningkatan performa yang dialami skuadnya. "Saya cukup senang lantaran kami fokus pada permainan sampai akhir. Ini adalah aspek yang pal­ing penting. Pada akhirnya para pemain menunjukan performa yang lebih baik," katanya seperti dikutip laman resmi klub.

Ketika ditanya adakah hal positif yang kini menyelimuti anak asuhnya? Fransesco menegaskan saat ini hal positif Roma lebih banyak dari negatifnya. “Saya ibaratkan seperti gelas yang hampir penuh,” lanjut pria kelahiran Pescara, Italia itu. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya