Berita

Foto/Net

Bisnis

Pengusaha Kawasan Industri Ngeluh Harga Tanah Melonjak

SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 09:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Himpunan Kawasan Industri (HKI) mencatat masih banyak hambatan dalam mengembang­kan kawasan industri. Salah satunya adalah masalah harga tanah.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Himpunan Ka­wasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar di sela-sela Bus­sines Forum dan Rakernas XVIII HKI 2017 di Hotel JW Marriott, Surabaya, kemarin. "Untuk pengembangan kawasan industri di Indonesia masih ada beberapa kendala," kata Sanny.

Sanny memaparkan, kendala-kendala yang dihadapi pelaku kawasan industri antara lain; pengadaan infrastruktur, energi kelistrikan dan gas. Kendala lainnya adalah pada dukungan transportasi seperti, pelabuhan, hingga bandara udara, serta dukungan ketersediaan air baku untuk industri.


"Tidak lupa masalah perizinan juga. Perizinan masih ada beberapa kendala seperti izin lingkungan. Juga masalah per­tanahan," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, pelaku usaha mengeluhkan soal lon­jakan harga tanah yang sulit dikendalikan. Karena itu, Sanny meminta, pemerintah mem­perhatikan pengendalian harga tanah. Dalam hal tersebut, HKI mendukung konsep bank tanah.

"Bank tanah bisa untuk mengendalikan harga tanah di kawasan industri," lanjutnya.

Pengembangan kawasan in­dustri di sebuah wilayah, tam­bahnya, otomatis akan mencip­takan infrastruktur yang mampu menggerakkan perekonomian wilayah setempat. Dengan de­mikian, pemerataan perekono­mian dan kesejahteraan yang ditargetkan pemerintah akan tercapai.

Dia menambahkan, beberapa anggota HKI mulai menggarap pengembangan kawasan indus­tri di luar Pulau Jawa. "Salah satunya di Jorong, Kalimantan Selatan," ungkap Sanny.

Sanny menjelaskan, saat ini jumlah anggota HKI mengelola 82 kawasan yang tersebar di 39 kabupaten/kota di 16 provinsi. Dari jumlah tersebut, ada 17 kawasan industri di luar Pulau Jawa. Luas kawasan industri to­tal seluas sekitar 74.600 hektar.

"Sekarang persiapan 23 ka­wasan industri, 10 ada di Jawa dan 13 kawasan industri di luar Jawa," ungkapnya.

16 Kawasan Baru

Dirjen Pengembangan Per­wilayahan Industri (PPI) Ke­menterian Perindustrian (Ke­menperin) Imam Haryono mengatakan, ada 16 perusahaan kawasan industri baru telah di rekomendasikan oleh Kemen­perin.

"Ada 16 perusahaan kawasan industri baru yang kami reko­mendasikan dengan total luas sekitar 8.510 hektar," katanya.

Menurutnya, pembangunan kawasan industri di Indonesia akan mengalami peningkatan dalam kurun waktu tiga sam­pai lima tahun ke depan. Hal ini terlihat dari rekomendasi pembangunan kawasan industri baru yang telah dikeluarkan oleh Kemenperin sebagai salah satu persyaratan dalam pengurusan izin prinsip.

Kawasan industri baru tersebut, di antaranya berada di pulau Jawa, yakni Karawang, Bekasi, Majalengka, Tangerang dan Sidoarjo. Sementara itu, yang tersebar di luar Jawa, antara lain kawasan industri di Ketapang, Penajam Paser Utara, Deli Serdang, Simalun­gun, Muaro Jambi, dan Goron­talo Utara. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya