Berita

Dirjen Pudji/Net

Nusantara

Dirjen Darat Siap Tekan Angka Kecelakaan Mudik 2018

MINGGU, 30 JULI 2017 | 17:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koordinasi antar instansi harus ditingkatkan dalam mewujudkan Angkutan Lebaran 2018 yang lebih baik lagi dari tahun ini. Utamanya dalam mengurangi angka kecelakaan.

Begitu tekad Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto saat menerima penghargaan atas perannya dalam Angkutan Lebaran dari Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla di Jakarta, Minggu (30/7).

"Tidak hanya di periode Angkutan Lebaran namun angka kecelakaan di jalan raya secara umum. Angka kecelakaan di periode Angkutan Lebaran tahun ini memang berkurang 30 persen namun kita jangan terlena oleh angka tersebut," ujarnya.


Pudji enggan sesumbar atas prestasi itu. Menurutnya, penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari koordinasi antar instansi baik dengan Kepolisian, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN dan stakeholder lain.

Kata dia, tantangan ke depan semakin berat. Terlebih, beberapa ruas jalan tol yang sudah bisa dioperasionalkan.

"Oleh karenanya koordinasi ini harus tetap dijaga bahkan ditingkatkan lagi," sambungnya.

Adapun dalam mengurangi angka kecelakaan di jalan raya, Pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden 4/2013 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan yang terdiri dari lima pilar. Pilar itu antara lain manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penanganan pra dan paska kecelakaan.

Menurut Pudji, pilar ketiga mengenai kendaraan yang berkeselamatan merupakan kewenangan Ditjen Perhubungan Darat yang harus diperhatikan secara serius.

"Tidak hanya Kementerian Perhubungan tapi juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dimana mereka yang berwenang atas pengujian berkala kendaraan bermotor," ujar Pudji.

Penghargaan yang diberikan oleh Jusuf Kalla ini bertepatan dengan pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan 2017-2018 yang diselenggarakan oleh Kepolisian RI. [ian]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya