Berita

Syarif Abdullah Alkadrie/Net

Bisnis

Anggota DPR: Bukan Izin Kemenhub, Tapi Runway Halim Masalahnya

MINGGU, 30 JULI 2017 | 16:31 WIB | LAPORAN:

Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sudah lama digunakan untuk operasi pesawat berbadan lebar, seperti Boeing 777.

Sehingga, jika operasi pesawat pengangkut jemaah haji itu dijadikan penyebab kerusakan landasan pacu (runway) Halim pada Jumat (28/7) lalu, tidaklah tepat.

"Sebelum pesawat raja Arab Saudi, dulu kan embakarsi di sana, pesawat-pesawat haji itu dulu dari Halim, pesawat-pesawat tamu luar negeri lewat Halim. Jadi ya salah Boeing penyebabnya," tegas anggota Komisi V DPR, Syarif Abdullah Alkadrie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (30/7).


Ia tidak sependapat jika izin operasi Boeing 777 dari Kementerian Perhubungan yang dipersoalkan. Justru menurutnya, kondisi bandara yang perlu diperbaiki.

"Sebelum Cengkareng (Bandara Internasional Soekarno Hatta) ada, kan sudah Halim digunakan sampai sekarang kan tamu-tamu negara dari luar negeri lewatnya situ," katanya.
 
"Pesawat raja Arab Saudi, belum terlalu lama, datang. Runaway aman-aman saja. Saya pikir kondisi runaway-nya, bukan masalah pesawatnya," politisi Nasdem itu, menambahkan.

Menurutnya, terpenting ke depan diperlukan pengawasan ketat di bandara itu demi keselamatan (savety).

"Syukur kejadian (Jumat) itu tidak terjadi apa-apa," ucapnya.

Namun sekali lagi Syarif menekankan, insiden runway tidak bisa dianggap kelalaian Kemenhub karena memberi izin operasi pesawat Boeing 777. Sebab fakta empirisnya ada bahwa bandara Halim sering digunakan untuk operasi pesawat-pesawat berukuran besar.

"Apa bedanya Boeing dengan pesawat-pesawat itu, malahan lebih besar pesawat raja Arab Saudi kemarin," cetusnya.

Justru ia melihat persoalan bandara Halim saat ini pada kepadatan. Selain untuk komersil, diketahui bandara Halim juga sebagai pangkalan militer, termasuk menyambut kedatangan tamu-tamu negara yang menggunakan pesawat khusus.

"Saya pernah 40 menit tidak turun (tetap di udara), menunggu giliran. Kemudian runway juga tidak terlalu lebar, tapi paling tidak cukup dan kekuatannya sudah teruji," tukasnya.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya