Berita

Net

Politik

PAN: Soal Reshuffle Jangan Mendahului Presiden

JUMAT, 28 JULI 2017 | 16:30 WIB | LAPORAN:

Dorongan banyak pihak yang meminta Partai Amanat Nasional (PAN) hengkang dari koalisi pendukung pemerintah nampaknya tidak mengubah sikap partai matahari terbit.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih tetap mendukung pemerintah dalam menyelesaikan janji-janji kampanye.

"Kita dukung pemerintah supaya sukses melaksanakan prorgamnya. Agar rakyat senang kalau programnya berhasil," ujarnya di Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang , Jawa Timur Jumat (28/7).


Karenanya, Zulkifli ogah mengomentari lebih jauh soal kemungkinan menteri dari PAN akan dicopot atau tidak oleh Presiden Joko Widodo dari rencana penyusunan ulang atau reshuffle Kabinet Kerja.

"Jangan suka mendahului bapak presiden. Biarkan bapak presiden itu bekerja dengan tenang dan melaksanakan program-programnya, sehingga rakyatnya masih maju," jelasnya.

Dorongan agar PAN keluar dari koalisi mulanya karena sikap mereka berseberangan dengan pemerintah terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Sikap PAN sejalan dengan Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Demokrat.
Soal kemungkinan PAN bergabung dalam koalisi partai yang menolak presidential threshold 20 persen di Pemilu 2019 nanti, Zuklifli enggan menanggapi.

"Soal 2019 masih jauh. Rakyat yang kita urusi," tegas Zulkifli yang juga ketua MPR RI. [wah]  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya