Berita

Politik

Zulhas Sambut Baik Pertemuan Prabowo-SBY

JUMAT, 28 JULI 2017 | 14:05 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menyambut baik pertemuan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tadi malam.

"Ya bagus, kalau para tokoh-tokoh kita saling silaturahim, saling berkunjung, saling bertemu. Tentu rakyat akan jadi adem," katanya saat ditemui di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Sabtu (28/7).

Di sela pertemuan tadi malam, Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mengatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan diplomasi 'nasi goreng' antara SBY dan Prabowo terus dijalankan dalam membangun komunikasi dengan para petinggi partai, terkhusus partai yang menolak ambang batas pencalonan presiden 20 persen. Termasuk PAN dan PKS, yang juga walkout dalam pengesahan RUU Pemilu tersebut.


Ketua MPR yang akrab disapa Zulhas ini menyambut baik.

"Ketemu itu kapan dan dimana saja. Siapa saja boleh, terbuka luas. Selaturahmi bagus sekali," ujar Ketua MPR RI ini.

Tak hanya itu, Zulhas bahkan berencana mengundang SBY, Prabowo, dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, mantan Wakil Presiden Budiono untuk ikut memeriahkan hari perayaan ulang tahun MPR yang ke-71 nanti.

"Saya berusaha keras kalau bisa kami ultah MPR gerak jalan sehat, saya akan undang Pak SBY, Mbak Mega, Pak Budiono, Pak Prabowo, semualah, kalau bisa datang alhamdulillah, aduh senang sekali," harapnya.

Sebagian kalangan menilai pertemuan antara Prabowo dengan SBY dilatarbelakangi oleh kesamaan pandangan dalam Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum (UU Pemilu) yang baru saja disahkan. Dimana PAN bersama Dekokrat, PKS dan Gerindra menolak ada pasal yang mengatur soal presidential threshold yang sebesar 20 persen.

Dipertegas apakah PAN nanti akan berkoalisi dengan ketiga partai itu, Zulhas enggan menanggapi lebih jauh.

"Belanda masih jauh, sekarang rakyat kita masih sulit, kita dukung pemerintah agar programnya berhasil. Bagaimana rakyat hidup sejahtera. Itu yang paling penting. Masak gini hari sudah bicarakan 2019, nanti rakyat marah. Itu yang paling penting," pungkasnya.[zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya