Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

KORUPSI PEMBANGUNAN JEMBATAN

Kejati Ungkap Peran Bos Manajemen Konstruksi

JUMAT, 28 JULI 2017 | 00:20 WIB | LAPORAN:

Pihak Kejaksaan Tinggi Riau mengungkap keterlibatan Minton Bangun selaku Chief Residen Engginer Manajemen Kontruksi dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Jembatan padamaran II.

Minton disebut tidak bersentuhan dengan uang. Keterlibatannya adalah melakukan pengawasan terhadap kemajuan fisik pekerjaan.

"Dalam perkara ini, dia memiliki peran dalam proyek pembangunan Jembatan padamaran II, sebagai pengawas konsultan, yaitu pengawas yang tugasnya mengawasi pekerjaan," ujar Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan, di Riau, Kamis (27/7).


Muspidauan menjelaskan, yang menjadi masalah dalam pekerjaan Minton adalah ia membuat laporan progres pekerjaan dalam proyek pembangunan Jembatan padamaran II. Dalam laporannya, seakan-akan proyek ini sudah dilaksanakan.

"Nah laporan ini yang ditandatangani oleh konsultan pengawas dan inilah dokumen ini yang diajukan kapada bendahara untuk pencairan dana progress pekerjaan," ungkapnya.  

Akan tetapi, ia mengakui bahwa fakta persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru memang belum bisa membuktikan hal ini.

"Sebab, kapasitas Minton sebagai konsultan pengawas proyek tidak memiliki kewenangan untuk melakukan transaksi pembayaran," jelasnya.

Di samping itu, Kuasa Hukum Minton Bangun, Jhonshon Manik mengatakan bahwa tanggung jawab kliennya dalam proyek tersebut hanya bersentuhan dengan pelaksanaan proyek dan tidak memiliki akses kewenangan dalam pembayaran dari proyek tersebut.

Jhonson juga membantah bahwa kliennya seringkali melaporkan progress pembangunan yang sebenarnya belum dilakukan.

"Dia sebagai pengawas lapangan jadi engineer sebagai pengawas lapangan dia, jadi dia hanya melakukan terhadap apa yang udah dilaksanakan," katanya.

"Kalau barangnya udah ada, dia tulis udah ada, kalau barangnya udah terpancang dia tulis udah terpancang, hanya sebatas itu pak, kalau barangnya roboh dia bikin berita acara roboh, sampai sebatas itu aja, pada pembayaaran dia tidak ada sangkut pautnya, udah bisa dilihat tadi dalam dokumen tidak ada tanda tangan Minton," tandasnya. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya