Berita

Mbak Rachma/Net

Politik

Mbak Rachma: Ketergantungan Utang Asing Sama Dengan Keterjajahan

KAMIS, 27 JULI 2017 | 14:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jati diri bangsa Indonesia kian hancur karena utang luar negeri. Pemerintah seakan tidak malu untuk berutang ke negara asing.

Bahkan baru-baru ini pemerintah tengah berburu dana utang sebesar Rp 397,2 triliun karena terjadi defisit anggaran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) tahun anggaran 2017.

"Sementara di satu sisi, Pancasila, nasionalisme, dan trisakti, katanya digalakkan oleh Jokowi (tapi kok utang terus bertambah)," ujar putri proklamator RI, Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri kepada redaksi, Kamis (27/7).


Ia juga mempertanyakan posisi Indonesia di G-20 yang bisa dikatakan sebagai kumpulan negara-negara maju, padahal Indonesia terus menerus berutang.

Bahkan di tangan Jokowi, pembiayaan infrastruktur dari utang masih juga kekurangan. Jokowi secara gamblang mengutarakan bahwa kekurangan dana infrastruktur itu akan ditambal dari dana simpanan haji.

"Yang artinya gali lobang tutup lobang. Sebagai negara yang merdeka berdaulat, seharusnya ketergantungan dengan asing sudah harus diakhiri. Karena ini sama saja dengan keterjajahan," pungkas pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno yang akrab disapa Mbak Rachma itu. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya