Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Freeport Kembali Kirim Pelajar Papua Belajar Di Amrik

RABU, 26 JULI 2017 | 10:26 WIB | LAPORAN:

PT Freeport Indonesia kembali mengirimkan delapan putera-puteri Papua berprestasi untuk melanjutkan studi di Amerika Serikat.

Melalui kolaborasi dengan American Indonesian Exchange Foundation (Aminef), Freeport memberikan program beasiswa Community College Initiative (CCI), yang diperuntukkan bagi pelajar Papua dan Papua Barat, untuk belajar selama dua semester di sejumlah perguruan tinggi (community college) di Amerika Serikat.

Freeport memberikan dukungan dana sebesar 1 juta dolar AS untuk program beasiswa ini selama periode 2016-2020.


Delapan putera-puteri Papua berprestasi untuk beasiswa tahun ini adalah Irics Tabuni, Denny Tebay, Yanuarius Dumuntu, Raflyna Wayoi, Lenny Zilfa, Robertho Yohanis Monim, Evellyne Mandosir, dan Sarlotha Mandosir.

"Melalui program CCI, para pelajar dari Papua dapat mempelajari berbagai bidang keilmuan, seperti pertanian, teknik, manajemen bisnis, pendidikan anak usia dini, teknologi informasi, media, pariwisata, manajemen perhotelan, dan bidang-bidang lainnya," kata VP Corporate Communication Freeport Indonesia, Riza Pratama sebagaimana rilis tertulis yang diterima redaksi, Rabu (26/7).

Program Beasiswa untuk Inisiatif Community College mencakup tiket pesawat pulang-pergi ke AS, biaya hidup selama program Bahasa Inggris, akademik, komponen program pelatihan praktek; biaya pendidikan; program manfaat kesehatan, dan kegiatan peningkatan budaya.

Salah satu penerima beasiswa CCI ini tahun lalu, yang telah kembali ke tanah air adalah Lazarus Bugaleng. Ia adalah putera pertama suku Amungme yang meraih gelar sarjana pertambangan, juga dengan beasiswa dana kemitraan Freeport.

Aminef bekerja sama dengan Freeport sejak tahun 1998 untuk memberikan kesempatan belajar ke Amerika Serikat bagi pelajar dari Papua melalui beasiswa Fulbright dan program lainnya.

"Sejak tahun 1998 hingga 2016, 62 pelajar asal Papua dan timur Indonesia telah tercatat sebagai penerima beasiswa pendidikan di Amerika Serikat melalui kerjasama Aminef-Freeport," ujar Riza.[wid]






Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya