Berita

Novanto/net

Politik

Pesan Untuk Pendukung Novanto: Golkar Itu Bus Milik Publik, Bukan Bus Swasta

SELASA, 25 JULI 2017 | 14:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Aktivis Gerakan Muda Partai Golkar Almanzo Bonara menyesalkan cara berfikir Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman yang menyarankan agar pihak yang meminta Ketua Umum Setya Novanto mundur karena menjadi tersangka korupsi E-KTP agar pindah ke bus lain (partai lain).  

Almazo mengingatkan Maman bahwa Partai Golkar itu bila diibaratkan sebagai bus adalah bus publik, bukan bus milik swasta.

"Partai Golkar itu milik publik, bukan milik Setya Novanto. Jadi kalau supirnya mau masuk ke jurang ya supirnya yang diganti, bukan penumpangnya yang disuruh pindah." tegas Almazo kepada redaksi, Selasa (25/7).


Almanzo menyayangkan sesat fikir anak muda seperti Maman yang lebih berpihak kepada koruptor bukan kepada kepentingan rakyat.

"Suara Golkar Suara Rakyat itu slogan yang bervisikan keberpihakan Partai Golkar kepada Rakyat. Jadi sebagai pengurus, saya mengingatkan setia kawan itu kepada rakyat bukan kepada koruptor," tegas Almanzo.

Sebelumnya pada konferensi pers yang diadakan oleh Fungsionaris Muda Partai Golkar menegaskan dukungannya kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Dukungan itu disampaikan terkait penetapan tersangka Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto terjerat kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Wasekjen Partai Golkar, Maman Abdurrahman menyatakan bila memang ada pihak-pihak yang mengibaratkan Novanto seperti sopir bus yang membawa ke jurang, dia menyarankan mereka mencari bus lain. Sebab, Golkar saat ini fokus agar semua program mereka bisa dijalankan dan dilanjutkan.

"Kalau ada statement di bus dibawa ke jurang, ya sudah naik bus lain saja. Kita nggak mau berpolemik. Titik fokus kita bagaimana perjalanan partai bisa berjalan seperti sebelumnya. Kalau nggak bersedia, monggo naik bus lain," ujar Maman di restoran Puang Oca, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (25/7).[san]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:58

TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim dalam Agenda Tahunan RSIS

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:31

Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:13

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:45

Pesan Prabowo di WEF 2026 jadi Arah Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:25

Bareskrim Bawa Banyak Dokumen Usai Geledah Kantor DSI

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:00

Fenomena Kuil Pemujaan Jabatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:18

Konsisten Budaya Keselamatan, Kunci PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Kembali Tiba di Tanah Air Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:33

Selengkapnya