Berita

Dahnil didampingi Irfan (kanan)

Politik

Tindak Tegas Israel, Pemuda Muhammadiyah Akan Surati PBB Hari Ini

SENIN, 24 JULI 2017 | 05:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemuda Muhammadiyah akan melayangkan surat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hari ini. Lewat surat tersebut, Pemuda Muhammadiyah meminta PBB menindak tegas pihak Israel yang melarang umat Islam Palestina beribadah di Masjid Al Aqsa. Apalagi pelarangan tersebut disertai kekerasan bahkan sudah menelan korban jiwa.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan tindakan tegas PBB dibutuhkan untuk menunjukkan sikap PBB yang memang bisa berlaku adil terhadap siapa saja dan negara mana saja.

"Karena terang kejahatan penjajah Israel melakukan pelarangan untuk melakukan ibadah di Masjid Al Aqsa yang diikuti dengan tindakan kekerasan adalah kejahatan HAM yang luar biasa tidak bisa ditolerir," tegas Dahnil dalam keterangan pers yang diterima tadi malam.


Selain ke PBB, Pemuda Muhammadiyah juga akan menyurati Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Mereka mendesak OKI aktif menghimpun kekuatan negara-negara lain di dunia untuk menghentikan tindakan kekerasan dan pelarangan umat Islam Palestina beribadah di Masjid Al Aqsa. Baik melalui jalur diplomasi maupun cara lain yang bisa menghentikan kejahatan penjajah Israel di Masjid Al Aqsa dan wilayah Palestina lainnya.

"Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) siap kapan saja diminta oleh negara/pemerintah Republik Indonesia untuk terlibat dalam upaya kemanusiaan di Palestina atau dimana saja yang membutuhkan bantuan kemanusian," sambung Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah, Irpanursir Rasman, dalam kesempatan yang sama.

Irpan juga menyerukan kepada kader Muhammadiyah, dan umat Islam umumnya untuk terus mendoakan rakyat Palestina agar memperoleh haknya sebagai manusia merdeka, dan memberikan hukuman yang pantas bagi penjajah Israel. Terutama saat shalat tahajjud.

"Pun, mengajak umat beragama lainnya di Indonesia untuk berdoa sesuai dengan caranya masing-masing Khusus untuk menghadirkan nilai-nilai Kemanusiaan yang beradab di Palestina," tandasnya. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya