Berita

Nusantara

L2PT Bikin Pendidikan Tinggi Lebih Kompetitif

MINGGU, 23 JULI 2017 | 19:09 WIB | LAPORAN:

Rektor President University Jony Oktavian Haryanto menanggapi dukungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) soal rencana pemerintah untuk membentuk Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (L2PT). Pasalnya, L2PT akan membuat kualitas pendidikan tinggi menjadi lebih baik dan kompetitif di tingkat dunia.

"L2PT akan menghilangkan dikotomi peran PTS dan PTN dalam membangun pendidikan tinggi nasional. L2PT juga akan mendorong PTS semakin bermutu. Nanti PTS yang tidak memiliki akreditasi dan tidak berprestasi akan digabungkan, merger dengan PTS lain yang terakreditasi A dan B. Saya mendukung 100 persen pembentukan L2PT," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (23/7).

Jony mengatakan, L2PT akan mendorong perguruan tinggi untuk lebih berprestasi sehingga masuk dalam jajaran kampus berkualitas dunia. Pasalnya, dengan penyatuan koordinasi tersebut, pemerintah bisa meningkatkan anggaran penelitian untuk mengembangkan PTS.


"Wacana L2PT ini digagas sejak tahun lalu untuk menghilangkan dikotomi PTS dan PTN," katanya.

Adapun Jony mengungkapkan, President University menargetkan masuk dalam 50 universitas terbaik di Indonesia dan menjadi universitas unggul di level dunia. Ia menyatakan, keberadaan L2PT bisa mendukung target tersebut.

"Siswa yang berkuliah di President University tidak hanya diberikan teori, namun juga dibekali dengan praktek di lapangan. Tahun ini President University meluluskan 786 mahasiswanya yang terdiri dari program sarjana dan pasca sarjana. Di mana 65 wisudawan diantaranya berkebangsaan asing, ini merupakan angka kelulusan tertinggi bagi President University," jelasnya.

Menristekdikti Mohamad Nasir sebelumnya menuturkan realisasi pembentukan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2PT) dimulai akhir tahun ini. Pasalnya, peraturan menteri yang akan melandasi pembentukan L2PT sudah jadi, tinggal dia tanda tangan. Nasir mengatakan, Pembentukan L2PT juga didukung penuh Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPTSI). [ian]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya