Berita

RMOL

Nusantara

Tarif Trans Jateng Perlu Disesuaikan Demi Kenyamanan Masyarakat

SABTU, 22 JULI 2017 | 07:59 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso menilai transportasi umum seperti Trans Jateng mulai banyak diminati masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu memberikan transportasi umum yang aman dan nyaman serta layak.

Menurutnya, salah satu yang perlu diperhatikan adalah soal tarif yang dikenakan agar dapat disesuaikan dengan BRT Kota Semarang. Diharapankan, dengan penyamaan tarif dapat meningkatkan minat masyarakat agar beralih menggunakan transportasi umum dibanding dengan kendaraan pribadi. Terutama bagi para pelajar dan buruh sebagai pasar utama pengguna transportasi umum.

"Karena adanya perbedaan tarif yang dikenakan antara Bus Rapid Transif (BRT) Kota Semarang dengan Bus Trans Jateng bisa saja menimbulkan kerancuan. Karena baru awal peluncuran hal ini mungkin bisa dimaklumi, namun untuk kedepannya agar bisa menjadi koreksi," jelas Hadi dalam keterangannya, Sabtu (22/7).


Hadi mengatakan bahwa penyesuaian dengan penyamaan tarif akan memberi dampak positif bagi penyedia jasa. Selain itu, Hadi menilai kelengkapan infrastruktur halte Bus Trans Jateng juga perlu diperhatikan bagi dari segi keamanan dan kenyamanan, serta adanya penambahan papan informasi koridor diperlukan oleh penumpang.

"Bila sudah berjalan agak lama diharapkan nantinya ada penyesuaian tarif antara BRT dengan Trans Jateng. Karena hal ini dapat akan menjadi keuntungan sendiri bagi penyedia jasa dan minat masyarakat beralih ke moda transportasi umum meningkat," ujarnya.

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng ini berharap dengan pembenahan infrastuktur seperti akses bagi penyandang disabilitas dapat membantu kenyamanan menggunakan Bus Trans Jateng.

"Mengingat Bus Trans Jateng ini nantinya akan menjadi tren transportasi penghubung Kabupaten Semarang ke Kota Semarang," pungkas Hadi

Trans Jateng sendiri sudah beroperasi dan memberikan pelayanan rute dari Terminal Bawen ke Stasiun Tawang dengan tarif Rp 3.500 untuk umum dan Rp 1.000 untuk pelajar dan buruh. Adapun, untuk pelajar dapat menunjukan kartu pelajar sedangkan buruh dapat menunjukan kartu BPJS sebagai tanda bukti. [wah] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya