Berita

Zainur Wula/Net

Politik

Pemerintah Diminta Bangkitkan Kembali BP7

SABTU, 22 JULI 2017 | 03:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beragam persoalan sedang terjadi di negara ini karena ketidakpatuhan warga negara terhadap ideologi Pancasila. Persoalan-persoalan itu, bahkan sering memunculkan ketegangan yang mengarah pada instabilitas negara.

Begitu kata Dosen Universitas Muhammadiyah Kupang, Zainur Wula saat diskusi publik bertajuk Penetapan dan Pelaksanaan Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 2/2017 tentang Ormas, di Kampus Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, Kamis (20/7).

"Mari kita dalam hati berkomitmen dan konsisten. Ucapkan, Pancasila adalah kita, Pancasila sampai kiamat. Dengan berkomitmen dan konsisten terhadap Pancasila, beragam persoalan itu bisa tercerabut dari akar - akarnya," ucap Zainur Wula, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (21/7).


Sementara mengenai penerbitan Perppu Ormas, Zainur menilai bahwa hal itu dilakukan karena pemerintah merasa ada ancaman terhadap Pancasila yang berasal dari ormas-ormas yang menyerukan penggantian ideologi bangsa.

"Sehingga pemerintah mengambil tindakan tegas melalui penetapan dan pelaksanaan Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 2 /2017 tentang Ormas," ucapnya.

Kepada pemerintah, Zainur berharap bisa membentuk kembali Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7). Sehingga nilai-nilai Pancasila dapat diaplikasikan ke dalam dunia pendidikan, masyarakat dan orang asing yang datang ke Indonesia.

"Jadi BP7 atau lembaga sejenisnya untuk pembinaan pancasila itu penting di Indonesia. Agar nilai - nilai pancasila bisa diaplikasikan melaluinya. Yang sepakat laksanakan, yang tidak sepakat, keluar dari Indonesia. Sehingga, dengan optimis kita bisa berkomitmen dan konsisten untuk memekik, pancasila adalah kita, pancasila sampai kiamat. BP7 solusinya," pungkasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya