Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

China Buka Kran Impor Beras Dari AS, Petani Bersorak

JUMAT, 21 JULI 2017 | 18:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China untuk pertama kalinya sepakat untuk mengimpor beras dari Amerika Serikat.

Keputusan itu dibuat berdasarkan perbincangan perdagangan yang dijalin kedua belah pihak.

Perjanjian terbaru yang dibuat memberikan akses bagi pertani Amerika Serikat untuk mencapai pasar beras terbesar di dunia, yakni China.


Organisasi yang mewakili industri beras AS mengatakan bahwa kesepakatan baru tersebut adalah yang paling rumit, dan menetapkan standar yang ketat bagi eksportir AS untuk melindungi terhadap pengenalan hama tertentu ke China.

USA Rice menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Departemen Pertanian AS (USDA) untuk memastikan industri mematuhi peraturan.

"Kami tahu China ingin mengirim tim ke sini untuk memeriksa pabrik dan fasilitas yang disertifikasi untuk dikirim ke China, dan kami bekerja sama dengan USDA untuk mewujudkannya dengan cara tercepat dan paling efisien," kata Carl Brothers, chairman USA Rice Komite Kebijakan Perdagangan Internasional.

Otoritas AS dan industri sama-sama memuji kesepakatan tersebut sebagai kemenangan besar.

"Pasar ini merupakan peluang luar biasa saat ini, dengan potensi pertumbuhan yang sangat besar di masa depan," kata Sekretaris Pertanian AS Sonny Perdue.

Menurut proyeksi OECD, rata-rata orang di China akan mengkonsumsi 75 kg beras per tahun pada tahun 2024, dibandingkan dengan rata-rata 13 kg di Amerika Utara dan 5 kg di Eropa.

USA Rice mengatakan bahwa China mengkonsumsi setara dengan keseluruhan produksi tahunan AS setiap dua minggu.

Tahun lalu, China mengimpor sekitar 5 juta ton beras. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya