Berita

Nusantara

PWI Majalengka Dan TMP Akan Gelar Parade Kebhinnekaan

JUMAT, 21 JULI 2017 | 10:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, sebagian masyarakat sudah melupakan nilai-nilai luhur yang tekandung dalam Pancasila. Misalnya saja gotong royong dan persatuan. Padahal Indonesia terdiri dari ragam suku, agama dan ras sehingga nilai-nilai persatuan dan gotong royong harus selalu hadir dalam setiap nadi kehidupan.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Parade Kebhinekaan di Majalengka, Tati Purnawati. Parade ini akan dilaksanakan para Minggu besok (23/7), sepanjang 2 km dari Jalan Ahmad Yani dan Jalan Abdul Halim. Acara akan dimulai pukul 07.00 WIB.

"Saat ini, pengalaman nilai-nilai Pancasila semakin berkurang. Bahkan di saat yang sama ada kecenderuangan radikalisme meningkat, sementara ujaran kebencian kian merajalela di medsos. Karena itu parade ini mengingatkan kita, khususnya Majalengka yang juga di kota ini ada berbagai warga dari ragam suku dan agama, untuk bersatu dan saling menghargai dalam bingkai nilai-nilai Pancasila," ungkap Tati, yang merupakan anggota PWI Majalengka.


Tati menjelaskan bila kegiataan ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka dan  Taruna Merah Putih (TMP). Acara ini akan melibatkan sekitar 20 ribu orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Majalengka.

"Kita undang semua ormas Islam termasuk NU, Muhammadiyah, dan Persatuan Islam (Persis). Kita juga undang OKP dan organisasi kemahasiswaan yang ada di Majalengka. Ada GP Ansor, Banser, FKPPI, Pemuda Pancasila, HMI, IMM, PMII, GMNI, GMKI dan lain-lain. Juga diundang semua sayap pemuda semua partai. Kita undang semua pokoknya demi persatuan," ungkap Tati.

Dalam parade ini, jelas Tati, akan juga digelar ragam kuliner ala Majalengka. Juga akan digelar parade baju adat, serta parade baju tokoh agama. Di lapangan akan dilepas sekitar 1.500 balon berwarna merah-putih sebagai lambang persatuan. Parade ini juga akan dihadiri Bupati Majalengka Sutrisno dan Wakil Bupati Karna Sobahi.

"Mari kita rayakan, nikmati dan saling menghargai perbedaan. Dengan cara itu, Indonesia akan maju," ungkap Tati.

Ketua Umum TMP Maruarar Sirait menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus untuk mengingatkan kembali ideologi Pancasila di masyarakat, semangat persatuan, semangat kebersamaan, berprikemanusiaan, berkeadilan, dan manjadi manusia yang beradab, berjiwa  sosial serta berjiwa penolong.

"Sila-sila Pancasila itu harus diterapkan pada diri setiap orang," kata Maruarar Sirait.

Selama ini, TMP sendiri sudah banyak melakukan kegiataan parade budaya dan kebhinekaan di berbagai kita. Diantaranya di Jakarta, Kota Bandung, Semarang, Cimahi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Subang, Karawang dan lain-lain.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Pancasila itu didukung oleh mayoritas rakyat Indonesia. Dan kita sangat mendukung pemerintahan Jokowi untuk menindak-tegas ormas yang bertentangan atau menentang Pancasila," ungkap Maruarar.

Maruarar juga yakin, rakyat Indonesia akan selalu mendukung langkah-langkah pemerintahan Jokowi yang memang demi melindungi dan menjaga Indonesia. Lebih-lebih rakyat juga sangat percaya dengan pemerintahan ini yang terus bekerja keras membangun Indonesia, seperti melalui pembangunan infrastruktur.

"Dari berbagai survei terkahir dari banyak lembaga survei juga menunjukkan bahwa mayoritas rakyat sangat puas dengan pemerintahan Jokowi," demikian Maruarar. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya