Berita

Foto: Istimewa

Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi Dalam Negeri Beri Dampak Positif ke Produsen Mesin Perkakas Taiwan

JUMAT, 21 JULI 2017 | 03:49 WIB | LAPORAN:

Pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia memberikan dampak positif bagi produsen mesin perkakas asal Taiwan.

Begitu dikatakan Marketing Manager Fu Chun Shin Machinery Manufacture (FCS), Kazuya Kanda dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Jumat (21/7).

Hal yang sama diutarakannya baru-baru ini dalam sebuah acara di Jakarta.


"Penjualan produk-produk mesin perkakas asal Taiwan pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan jikadibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

Kazuya mengatakan, di tahun 2016 lalu, nilai pemasukan yang berhasil mereka raih meningkat hingga 200 persen. Ia mengakui, bahwa Indonesia memang pasar yang terbesar untuk produk-produk mesin FCS.

Untuk industri otomotif sendiri, kata Kazuya, produk-produk mesin mereka sudah menjual banyak ke perusahaan-perusahaanbesar yang ada di Indonesia yang memproduksi otomotif. Selain di Indonesia, produk-produk mesinperkakas FCS untuk industri otomotif juga tersebardi beberapa negara besar, salah satunya di India.

"Contohnya Tata Group di India, ada mesin kita yang beratnya mencapai 4000 ton, dan juga (pabrikan) Honda yang ada di India juga beli mesindari kita yang beratnya 1000 ton. Benua Afrika juga ada di Negara Kenya dan lainnya. Kalau di AS dan Brazil, disana kita akan membangun branch office (kantor cabang) dalam waktu dekat," ujarnya.

Di tempat yang sama, Executive Director of Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), Thomas Huang menyatakan bahwa mesin perkakas Taiwan yang berkualitas tinggi telah membantu membangun hubungan perdagangan yang kuatantara Taiwan dan Indonesia. Terlebih Indonesia adalah mitra dagang terbesar ke-11 Taiwan.

Thomas menekankan pentingnya industri peralatan mesin Taiwan, dimana semua peralatan mesin yang diproduksi memiliki reputasi yang tinggi dan berada di urutan kelima dalam volume ekspor dunia. Guna meningkatkan daya saing danmempromosikan produk alat mesin buatan Taiwan, pihaknya akan menggelar sejumlah pameranberskala besar.

"Ada juga Taipei Int'l Plastics & Rubber Industry Show (TAIPEI PLAS) pada 2-5 August 2018. Serta Taipei Int'l Machine Tool Show (TIMTOS) pada 5-10 Maret 2019. Industri alat mesin Taiwan telahberhasil mencapai sukses di kancah global dan berada pada 5 besar di dunia dalam hal output dan nilai ekspor," tukasnya. [sam]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya