Berita

Net

Politik

Zainal Bintang: Kekompakan Golkar Perlu Dijaga

KAMIS, 20 JULI 2017 | 16:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ketua umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka menghebohkan dunia politik. Terkait skandal megakorupsi e-KTP yang diduga merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun.

Tokoh senior Golkar Zainal Bintang mengatakan, internal partai menjadi hiruk pikuk atas penetapan tersangka Novanto yang juga ketua DPR RI. Sama halnya di kalangan anggota DPR tidak terelakkan. Timbul berbagai spekulasi menyangkut kursi Senayan Satu.

"Turbulensi dalam tubuh partai berlambang beringin itu tidak bisa dihindari," ujar Bintang yang juga anggota Dewan Pakar Golkar kepada redaksi, Kamis (20/7).


Menurutnya, secara umum diketahui adanya faksi dan disparitas kubu di dalam tubuh Golkar.

"Justru yang berpotensi menjadi sumber turbulensi adalah tiga nama besar yang sudah tidak asing di publik yaitu Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, dan Aburizal Bakrie," jelas Bintang.

Sejarah panjang pergumulan diinternal Golkar pasca Soeharto mencatat dengan jelas peran nama nama besar itu.

"Golkar itu kan partai politik, tidak bebas dari permainan politik, baik yang halus maupun yang kasar. Jadi intinya momen saat ini adalah momen perebutan kekuasaan," bebernya.

Namun demikian, Bintang yang juga wartawan senior mengaku salut kepada langkah cepat Nurdin Halid selaku ketua harian dan Idrus Marham selaku sekjen yang bergerak cepat mengendalikan kader Golkar supaya tidak panik.

"Apa yang dilakukan kedua tokoh Golkar itu cukup simpatik karena selain berkoordinasi dengan ketum juga langsung memberikan keterangan pers. Sehingga ada langkah yang dapat mengendalikan keadaan," jelas Bintang.

Namun demikian, meskipun anjuran dan harapan itu sudah diumumkan melalui media, akan tetapi turbulensi dalam tubuh Golkar pasti tetap ada. Terpulang kepada kemampuan petinggi Golkar apakah berhasil atau tidak mendapat kepercyaan masyarakat, pihak luar khususnya dengan faksi-faksi yang ada dalam Golkar sendiri.

Bintang menambahkan, petinggi Golkar harus realistis. Namun demikian memang betul, bahwa soliditas dan kekompakan Golkar harus diutamakan.

"Anjuran dan upaya itu sudah tepat, setuju seratus persen. Dan sesungguhnya justru di sini ujiannya," tegas Bintang. [wah]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:58

TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim dalam Agenda Tahunan RSIS

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:31

Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:13

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:45

Pesan Prabowo di WEF 2026 jadi Arah Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:25

Bareskrim Bawa Banyak Dokumen Usai Geledah Kantor DSI

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:00

Fenomena Kuil Pemujaan Jabatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:18

Konsisten Budaya Keselamatan, Kunci PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Kembali Tiba di Tanah Air Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:33

Selengkapnya