Berita

Dadang Rusdiana

Politik

Semua Anggota Hanura Hadiri Paripurna, Kecuali Miryam Tersangka KPK

KAMIS, 20 JULI 2017 | 15:22 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pelaksanaan Rapat Paripurna hari ini (Kamis, 20/7) dihadiri banyak anggota DPR. Bahkan disebutkan ini merupakan Rapat Paripurna dengan agenda pengesahan RUU Pemilu ini yang paling banyak dihadiri anggota Dewan.

"Paripurna kali ini adalah yang pesertanya paling banyak. Kita bersyukur itu adalah nikmat yang luar biasa," ujar Sekretaris Fraksi Hanura, Dadang Rusdiana, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Menurutnya, semua anggota DPR RI diwajibkan untuk hadir dalam sidang Paripurna tanpa ada pengeculian dan alasan.


"Semua hadir kecuali meninggal dunia, baru itu boleh tidak hadir," cetus Dadang.

Khusus bagi anggota Fraksi Hanura, Dadang menyebut sudah menyiapkan sanksi bagi anggotanya yang tidak hadir dalam Paripurna.

"Sanksinya bisa dari peringatan, bisa pemindahan alat kelengkapan dewan, bisa di non aktifkan," tegasnya.

Hanura yang memiliki 16 anggota di Parlemen sendiri berada di barisan koalisi pemerintah. Yaitu memilih paket A.

Yaitu presidential threshold 20-25 persen, parliamentary threshold 4 persen, sistem pemilu terbuka, alokasi kursi 3-10 kursi per dapil, metode konversi suara saint lague murni.

"(Hanura punya)16 suara, berarti 15 minus Bu Miryam karena KPK tidak mengizinkan Ibu Miryam untuk datang ke sini," pungkasnya.

Miryam S. Haryani merupakan tersangka karena memberikan keterangan palsu dalam upaya pengungkapan kasus dugaan E-KTP.  [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya