Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Menko PMK Optimis Rehabilitasi Pasca Bencana Aceh Tuntas 2018

KAMIS, 20 JULI 2017 | 14:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Proses rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap empat kabupaten yang tertimpa musibah gempa di Aceh tahun 2016 terus dilakukan.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menargetkan pada tahun 2018 semua proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa yang terjadi pada 7 Desember 2016 itu sudah tuntas.

Hal ini disampaikan Puan usai Rapat Koordinasi tingkat menteri terkait Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri (RTM) terkait penanganan percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi Aceh, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta (Kamis, 20/7).


"Kita bergerak cepat menjalankan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di empat kabupaten di Aceh. Ini secara sinergis kita lakukan dan semua berkomitmen kuat sehingga kita yakin proses pembangunan kembali semua yang terdampak bencana ini bisa dilakukan," ujar Puan.

Rakor tingkat menteri ini dihadiri Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Kepala BNPB Willem Rampangilei, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Wakil Gubernur NAD Muzakir Manaf, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas serta para pejabat instansi terkait lainnya.

Puan menjelaskan, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi tahun 2016 di empat kabupaten di Aceh dilakukan percepatan, sesuai dengan instruksi presiden (inpres) nomor 5 tahun 2017. Dijelaskan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan oleh 4 Menteri Koordinator, 14 Kementerian, 7 lembaga, serta 4 kabupaten/kota.

"Inilah yang terus kita koordinasikan. Secara teknis, proses rekonstruksi dan rehabilitasi di lapangan akan dikoordinasikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dan semua pihak terkait sudah menyatakan komitmen kuat untuk menyukseskan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tahun 2016 tersebut," jelas Puan.

Dijelaskan Puan, dalam rehabilitasi dan rekonstruksi ini ada lima sektor yang jadi fokus. Yakni pemukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lintas sektor. Pelaksanaan secara teknis juga sudah dibahas secara matang sehingga percepatan bisa segera dilakukan.

"Pelaksanaannya kita sudah bahas bagaimana memanage kegiatan ini dengan baik. Kami optimis dan berharap pelaksanaannya berjalan sesuai harapan. Pada tahun 2018 Insyaallah masjid yang ada di Trenggading, Pidie Jaya akan dibangun dan dilakukan peletakan batu pertama oleh Presiden Jokowi dan Insyaallah selesai sebelum Ramadan 2018," jelas Puan.

Pada kesempatan sama, Kepala BNPB Willem Rampangilei menjelaskan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi ini diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp3,456 triliun, dan anggarannya sudah dibahas dan dilaksanakan melalui lintas sektoral terkait.

"Soal anggaran ini sudah dibahas, termasuk bagaimana mendikung anggaran tersebut.  jelasnya.

Ia mengingatkan, gempa bumi yang menimpa Aceh pada 7 Desember 2016 lalu mengakibatkan korban 103 meninggal, 134 luka berat, 532 luka ringan, dan pengungsi 85.133 jiwa. Adapun kebutuhan dana untuk penanganan bencana gempa bumi sesuai hasil Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITUPASNA) yang ada dalam Renaksi sebesar Rp 3.45 Trilliun, terdiri atas Sektor Permukiman (Rp 338 M), Infrastruktur (Rp 1.224 T), Sosial (Rp 646 M), Ekonomi (Rp 938 M) dan Lintas Sektor (Rp 308 M). [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya