Berita

Foto: LSPR Jakarta

Bisnis

Dosen LSPR Gelar Wayang

KAMIS, 20 JULI 2017 | 12:11 WIB | LAPORAN:

Setiap tahun LSPR Jakarta memiliki caranya tersendiri untuk mengungkapkan rasa syukur atas pertambahan usia.

Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke 25, LSPR-Jakarta akan menggelar pertunjukan teater musikal berujudul “Wayang Musical Mulan”.

Kisahnya diadaptasi dari cerita animasi Disney dengan judul 'Mulan'  tentang seorang wanita pemberani yang menggantikan ayahnya menjadi prajurit perang Kekaisaran Cina yang akan dikemas dalam dialog dan lagu kekinian.


Pertunjukan “Wayang Musical Mulan” memiliki keunikan tersendiri dimana pemeran, pemusik, penyanyi, hingga penata musik, penulis naskah dan sutradaranya adalah para pencetak komunikator handal, yaitu 43 Dosen Komunikasi yang mengajar di LSPR – Jakarta termasuk Arswendo Atmowiloto.  

"Untuk itu pertunjukkan ini akan menjadi Pertunjukkan Teater Musikal oleh Dosen Komunikasi yang pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia," kata pendiri dan Direktur LSPR, Prita Kemal Gani dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (20/7).

Sebelumnya, pertunjukan serupa ini pernah juga digelar di LSPR-Jakarta. Tahun 2013, bertepatan dengan perayaan hari jadi LSPR Jakarta yang ke 21, bekerjasama dengan komunitas Wayang Orang Bharata menggelar pertunjukan berjudul 'Ketoprak Ramayana LSPR'. Kemudian setiap tahunnya, juga digelar pertunjukkan kecil untuk kalangan internal mengisi acara LSPR Lecturers Convention.

Melalui 'Wayang Musical Mulan', Prita berharap LSPR
kembali membuktikan positioningnya sebagai kampus komunikasi yang paling konsisten menggelar pertunjukan teater setiap tahunnya, dimana bukan hanya mahasiswa ikut terlibat namun juga Dosen selaku panutan bagi Mahasiswa pun juga turut melestarikan konsistensi tersebut.

"Teater itu dasar komunikasi. Kalau boleh dibilang, kami meminjam ilmu teater untuk belajar komunikasi yang lebih manusiawi," pungkasnya.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya