Berita

Qatar/Net

Dunia

Mesir Akhiri Kebijakan Bebas Visa Pada Qatar

SELASA, 18 JULI 2017 | 17:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mesir segera mengakhiri kebijakan bebas visa terhadap Qatar sebagai bentuk lanjutan atas blokade yang dilakukan blok yang dipimpin Arab Saudi terhadap Qatar.

"Tidak masuk akal untuk terus membuat pengecualian untuk Qatar dan memberinya hak istimewa mengingat posisi saat ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Ahmed Abu Zeid, merujuk pada aturan bebas visa yang telah ada.

Blok tersebut, yang terdiri dari Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab, memutuskan hubungan diplomatik dan memotong semua rute darat, laut, dan udara dengan Qatar pada 5 Juni. Langkah itu dilakukan karena mereka menuduhnya mendukung terorisme.


Blok tersebut kemudian mengeluarkan 13 butir daftar tuntutan agar Doha bertemu agar hubungan dapat dipulihkan. Di antaranya adalah menuntut Qatar mengakhiri dukungannya terhadap partai oposisi terbesar di Mesir, Ikhwanul Muslimin, menutup sebuah pangkalan militer Turki di tanahnya, membatasi hubungannya dengan Iran, dan "mengkompensasi" negara-negara yang memberi sanksi untuk kerugian yang tidak ditentukan.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry juga mengatakan kepada rekannya Kuwait dalam sebuah pertemuan di Kairo pada hari Senin bahwa Mesir berdiri di bawah daftar tuntutan dan akan terus menjatuhkan sanksi terhadap Doha di tempat. Kuwait telah memimpin upaya mediasi antara Qatar dan kuartet.

"Menteri Luar Negeri menegaskan kepada rekannya Kuwait komitmen Mesir terhadap daftar tuntutan yang diajukan ke negara Qatar dan kelanjutan sanksi yang diambil terhadapnya," kata Abu Zeid dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya