Berita

Protes darurat militer/Reuters

Dunia

Duterte Minta Kongres Pertahankan Status Darurat Militer Hingga Akhir Tahun

SELASA, 18 JULI 2017 | 15:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta Kongres untuk memperpanjang status darurat militer di pulau selatan Mindanao sampai akhir tahun ini.

Langkah tersebut dinilai Duterte perlu untuk dilakukan demi memberinya lebih banyak waktu untuk menghancurkan gerakan pemberontak yang terinspirasi oleh kelompok ISIS.

Dikabarkan Reuters bahwa status darurat militer memungkinkan pemerintah untuk melakukan mata-mata dan penangkapan untuk investigasi mendalam tanpa surat perintah di wilayah selatan Filipina.


Dengan demikian, pasukan keamanan menjadi lebih mudah dalam mengendalikan tersangka, pemodal serta fasilitator ekstrimis.

Wilayah Mindanao yang dihuni oleh sekitar 22 juta orang yang memiliki sejarah pemberontakan separatis dan Marxis. Wilayah tersebut ditempatkan di bawah kekuasaan militer pada tanggal 23 Mei setelah pemberontak dari kelompok Maute dan Abu Sayyaf mengambil alih bagian Kota Marawi dan membawa Filipina ke dalam krisis keamanan terbesar di negara tersebut.

Gerilyawan telah memasang perlawanan sengit, dengan sejumlah pejuang muda masih bersembunyi di Marawi tengah melalui serangan darat 57 hari, serangan udara dan pemboman artileri. Hal itu memperpanjang pertempuran yang menurut pihak berwenang telah menewaskan 413 gerilyawan, 98 pasukan keamanan dan 45 warga sipil. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya