Berita

Larissa Waters /BBC

Global

Baru Mengetahui Status Kewarganegaraan Ganda, Senator Ini Mundur

SELASA, 18 JULI 2017 | 14:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang senator Australia yang populer karena fotonya menyusui sang bayi di tengah sidang parlemen, Larissa Waters mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut.

Langkah itu diambil politisi Green Party tersebut karena dirinya mengantongi kewarganegaraan ganda.

Di bawah konstitusi Australia, seseorang tidak boleh mengemban jabatan di kantor federal bila memiliki dua atau lebih kewarganegaraan.


Dengan demikian, Waters adalah politisi kedua dari Green Party yang mundur karena status kewarganegaraan. Sebelumnya pada Jumat lalu, rekan satu partainya, Scott Ludlam juga mundur karena diketahui memiliki dua kewarganegaraan, yakni Australia dan Selandia Baru.

Waters sendiri baru menyadari status kewarganegaraannya setelah kasus Ludlam tersebut. Pasalnya, Waters lahir di Kanada dari kedua orang tua yang merupakan WN Australia. Ayah dan ibunya tengah melakukan studi di Kanada saat Waters lahir.

Peraturan yang ada menunjukkan bahwa dalam kasus tersebut, Waters juga mengantongi status warga negara Kanada.

"Saya sangat terpukul saat mengetahui bahwa berdasarkan undang-undang Kanada berusia 70 tahun, saya telah menjadi warga negara ganda sejak lahir, dan undang-undang Kanada tersebut diubah seminggu setelah saya lahir, jelasnya dalam konferensi pers (Selasa, 18/7).

Senator berusia 40 tahun itu berusia 11 bulan saat meninggalkan Kanada bersama orang tuanya. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya