Berita

AT-JK-ARB/Net

Politik

AT, JK Dan ARB Berpotensi Jadi Sumber Turbulensi Golkar Pasca Novanto Tersangka

SELASA, 18 JULI 2017 | 12:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Gokar, Setya Novanto sebagai tersangka menghebohkan dunia politik.

Novanto ditetapkan tersangka, Senin (17/7), dalam skandal megakorupsi e-KTP yang diguga merugikan keuangan negara Rp 2.3 triliun.

Tokoh senior Golkar Zainal Bintang mengatakan, pasca penetapan KPK itu, internal partai Golkar menjadi hiruk pikuk, sama halnya di kalangan anggota DPR tidak terelakkan. Timbul berbagai spekulasi menyangkut kursi Senayan Satu.


"Turbulensi dalam tubuh partai berlambang beringin itu tidak bisa dihindari," ujar pendapat pribadi Bintang yang juga anggota Dewan Pakar Golkar, Selasa (12/7).

Soalnya, sebut Bintang, secara umum diketahui adanya faksi dan disparitas kubu di dalam tubuh Golkar.

"Justru yang berpotensi menjadi sumber turbulensi adalah tiga nama besar yang sudah tidak asing di publik, yaitu: Akbar Tanjung, Jusuf Kalla dan Aburizal Bakrie," jelas dia.

Menurutnya, sejarah panjang pergumulan di internal Golkar paska Soeharto mencatat dengan jelas peran nama-nama besar itu.

"Golkar itu kan partai politik, tidak bebas dari permainan politik, baik yang halus maupun yang kasar. Jadi intinya, 'momen saat ini adalah momen perebutan kekuasaan," ungkap Bintang.

Namun demikian, Ia mengaku salut kepada langkah cepat Nurdin Halid (ketua harian) dan Idrus Marham (sekjen) yang bergerak mengendalikan kader Golkar supaya tidak panik.

"Apa yang dilakukan kedua tokoh Golkar itu cukup simpatik karena selain berkordinasi dengan ketum juga langsung memberikan keterangan pers. Sehingga ada langkah yang dapat mengendalikan keadaan," tegas Bintang. Apalagi disusl dengan agenda pleno DPP Golkar hari ini.

Namun demikian meskipun anjuran dan harapan itu sudah diumumkan melalui media, akan tetapi, turbulensi dalam tubuh Golkar pasti tetap ada.

Terpulang kepada kemampuan petinggi Golkar, apakah berhasil atau tidak mendapat kepercyaan masyarakat, pihak luar, khususnya dengan faksi faksi yang ada di dalam tubuh Golkar sendiri.

Menurut Bintang, ini fakta. Petinggi Golkar harus realistis. Namun demikian memang betul bahwa soliditas dan kekompakan Golkar harus diutamakan. Anjuran dan upaya itu sudah tepat. Setuju seratus persen.

"Dan, sesungguhnya justru disini ujiannya," pungkas Bintang. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya