Berita

Nasrul Abit/Net

Nusantara

Pemprov Sumbar Gelar Karpet Merah Untuk Pengusaha Arab

SELASA, 18 JULI 2017 | 08:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengajak pengusaha Arab berkeliling Sumbar sembari memperkenalkan potensi-potensi investasi di bumi Minang.

"Saya rasa jika hanya mendengar, melihat data-data tanpa meninjau lansung kelokasi, itu merupakan hal yang biasa. Untuk itu kita akan gunakan cara yang luar biasa," ucapnya saat membuka secara resmi acara temu bisnis antara 100 orang pengusaha Arab dengan pemda dan pengusaha Sumbar, di Hotel Inna Muara Padang, Kota Padang, Sumbar, Senin (17/7).

"Saya akan sediakan dua unit kapal untuk menfasilitasi para tamu, mereka akan kita ajak berkeliling," kata Nasrul Abit menambahkan.


Sumbar memiliki banyak potensi investasi unggulan yang bisa dikembangkan antara lain bidang energi (panas bumi dan hydropower), pertambangan, batu kapur, pariwisata (Kepulauan Mentawai, KWT Mandeh, KWT Gunung Padang), perikanan serta potensi-potensi lainnya.

Untuk menunjang itu semua pemerintah daerah telah membuat terobosan dengan program pelayanan tiga jam tuntas untuk investasi minimum Rp 100 miliar atau mempekerjakan 1000 orang tenaga kerja.

"Artinya perizinan akan selesai dalam waktu paling lama tiga jam kerja, yang dihitung sejak pemohon mengajukan izin," terang wakil gubernur.

Terakhir, Nasrul Abit berharap semoga hasil kegiatan ini ada tindak lanjutnya demi mendorong percepatan pembangunan di Sumbar.

Hal senada juga diutarakan Walikota Padang, Mahyeldi. Tegas dia, Kota Padang secara administrasi sangat siap untuk bekerjasama dengan para investor.

Disamping memiliki banyak potensi secara geografis, Kota Padang juga sangat beruntung karena berada di tengah-tengah Pulau Sumatera dan seluruh potensi investasi berada dekat dengan pusat kota yang mana sarana prasarananya sudah terbilang lengkap.

Mahyeldi sangat bersyukur Kota Padang bisa menjadi tuan rumah temu bisnis internasional semacam ini. "Semoga ini dapat menjadi jendela bagi para pengusaha untuk mengenali potensi investasi unggulan di Sumatera Barat," tukasnya.

Sementara Direktur Promosi dan Pengembangan Investasi BKPM RI, Husen Maulana dalam sambutannya menegaskan, berdasarkan hasil survi Japan Bank pada tahun 2016 menempatkan Indonesia sebagai nomor tiga negara paling diminati untuk investasi di dunia.

"Saat ini pemerintah pusat terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan dan menyederhanakan regulasi. Semua itu bertujuan agar para investor semakin tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia," demikian Husen Maulana. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya