Berita

Kusnadi/Net

Nusantara

PDIP Targetkan Juara Di Pilkada Jatim

MINGGU, 16 JULI 2017 | 08:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menargetkan menang di 12 dari 18 kabupaten/kota dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak pada 27 Juni 2018. Oleh karena kader PDIP di Jatim diminta bisa bersatu untuk bisa memenangkan pilkada tahun depan.

Demikian disampaikan Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi. Ditanya terkait kader partai dalam pilkada, menurut dia, PDI Perjuangan tetap akan mengedepankan mengusung kader internal. Meskipun, kader di luar partai juga terbuka untuk diusung sepanjang di daerah setempat tidak ada kader partainya yang layak ditampilkan.

"Sama dengan pilkada pada 2015 untuk pilkada 2018 juga akan mengedepankan kader yang akan diusung dalam pilkada," katanya menegaskan di Bojonegoro, Jatim, Sabtu kemarin (16/7)


Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto, yang menyatakan batasan calon bupati, calon wakil bupati, atau calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan diusung partai harus ditinjau secara objektif karena berdasarkan kehendak rakyat.

"Meskipun kader sendiri juga tetap dibatasi harus berdasarkan kehendak rakyat," kata dia menegaskan.

Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Bojonegoro Bambang menyebutkan ada lima pendaftar di luar kader partai yang mendaftar dalam penjaringan bakal calon bupati (cabup) dan bakal calon wakil bupati (cawabup).

Kelima pendaftar yaitu Anna Mua'wanah (DPR RI PKB), Pudji Dewanto (pengusaha), Akmal Boedianto (PNS Pemrov Jawa Timur), Suroso (pengusaha) dan Arief Yanuarso (Ketua Yayasan Suyitno).

Selain itu, lanjut dia, ada dua kader internal yang juga mendaftar yaitu Ketua DPC PDIP Bojonegoro Budi Irawanto dan sekretarisnya Dony Bayu Setiawan.

"Survei terkait kelayakan calon akan dilakukan tim survei yang ditunjuk DPD PDI Jawa Timur," kata Bambang menambahkan. ​[rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya