Berita

Fukushima/Net

Dunia

Bahan Radioaktif Fukushima Akan Dilepas Ke Laut, Nelayan Geram

SABTU, 15 JULI 2017 | 19:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemilik pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima telah membuat keputusan untuk melepaskan bahan radioaktif dari pembangkit ke laut.
 
Di bawah rencana tritium bahan radioaktif yang digunakan untuk mendinginkan reaktor yang sistem pendinginannya rusak pada tsunami 2011, akan dilepaskan ke Samudera Pasifik.

"Saya sangat menyesal karena TEPCO telah memperpanjang keputusan," kata ketua baru Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO) Takashi Kawamura pekan ini.


Namun demikian, rencana ini masih memerlukan persetujuan pemerintah Jepang.

Sebagai informasi, sekitar 770.000 ton air yang mengandung tritium saat ini disimpan di 580 tank di pabrik tersebut.

Air beracun di pabrik saat ini sedang dirawat melalui sistem pengolahan yang bisa mengeluarkan 62 jenis bahan radioaktif yang berbeda, kecuali tritium.

Menanggapi keputusan itu, Koperasi nelayan setempat menentang keras.

Mereka menilai bahwa langkah itu tidak pernah dibicarakan dengan penduduk setempat.

"Pelepasan (tritium) ke laut akan menciptakan gelombang baru rumor yang tidak berdasar, membuat usaha kita sia-sia belaka," kata Kanji Tachiya, kepala koperasi nelayan setempat seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya