Berita

Dunia

Angka Kemiskinan Di Italia Meningkat Tiga Kali Lipat Sejak Satu Dekade Terakhir

SABTU, 15 JULI 2017 | 17:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah warga Italia yang hidup di bawah garis kemiskinan mengalami peningkatan hingga mencapai titik tertinggi sejak 10 tahun terakhir pada tahun 2016 lalu.

Merujuk laporan dari Badan Statistik Nasional Italia (ISTAT) baru-baru ini, jumlah pasti jumlah orang miskin di Itaia meningkat menjadi 4,7 juta pada tahun lalu. Angka itu meningkatdrastis dari tahun 2006 lalu di angka 1,7 juta orang.

Angka tersebut mewakili 7,9 persen dari populasi negara tersebut yang sebagian besar tinggal di wilayah selatan.


Di bagian selatan Italia, 9,8 persen orang hidup dalam kemiskinan absolut, dibandingkan dengan 7,3 persen di daerah pusat termasuk ibukota Roma, dan 6,7 persen di utara, termasuk ibukota bisnis Milan.

Kemiskinan absolut didefinisikan sebagai kondisi yang mencegah orang membeli barang dan jasa yang penting untuk menghindari bentuk-bentuk sosial yang tidak biasa.

Laporan tersebut juga mengungkapkan tingkat kemiskinan absolut meningkat di kalangan orang muda, mencapai sepuluh persen pada kelompok berusia 18 sampai 34 tahun. Namun, jumlah orang miskin turun di antara manula menjadi 3,8 persen pada kelompok usia 65 dan lebih tua.

Pada periode 2008 sampai 2013 Italia melewati resesi terdalam dan terpanjang sejak Perang Dunia II. Krisis tersebut menghapus lebih dari 25 persen produksi industri negara tersebut dan tingkat pengangguran tumbuh dari 5,7 persen di tahun 2007 menjadi 13 persen pada tahun 2014.

Meski negara tersebut berhasil keluar dari krisis tiga tahun lalu, pertumbuhan yang lambat dilaporkan sejak saat itu telah gagal membantu sektor masyarakat yang paling miskin. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya