Berita

Nusantara

Sekolah Lain Bisa Tiru YPSIM Medan Dalam Amalkan Pancasila

SABTU, 15 JULI 2017 | 13:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pancasila merupakan ideologi bangsa yang harus hidup di tengah-tengah masyarakat. Pancasila harus terus menerus diperjuangkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari setiap warga negara.

Demikian salah satu pesan politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait saat menyampaikan sambutan dalam acara kunjungan ke sekolah milik Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda di Jalan Tengku Amir Hamzah Pekan I, Gang Bakul, Medan Sunggal, Sunggal, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara (Sabtu, 15/7).

Maruarar pun mengapresiasi Yayasan yang dirikan oleh Sofyan Tan ini. Sofyan Tan merupakan seorang dokter yang terjun ke dalam bidang pelayanan dan pengembangan masyarakat di Sumatera Utara, yang kini menjadi anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan.


Di mata Maruarar, Sofyan yang ini seorang pluralis dan Pancasialis. Bagaimana tidak, di sekolah yang didirikan Sofyan ini tidak ada kelompok mayoritas atau minoritas agar berbagai kelompok yang ada di masyarakat terwakili di sana. Jadi, murid-murid sekolah ini terdiri dari anak-anak Tionghoa, Melayu, Batak, India, dan lain-lain.

Selain itu, di sekolah ini juga dibangun rumah ibadah dari lima agama. Yaitu pura, wihara, mesjid dan gereja.

"Pak Sofyan Tan ini seorang tokoh pluralis. Bukan hanya dalam kata-kata saja, tapi juga dalam tindakan," kata Maruarar, saat menyampaikan sambutan dalam penerimaan siswa baru ini, yang dimulai dengan dengan doa dari 5 keyakinan agama di Indonesia,

Menurut Maruarar, sekolah-sekolah di Indonesia perlu meniru sekolah yang dibangun dan didirikan Sofyan Tan ini. Bila sekolah ini ditiru maka tidak akan ada paham radikalisme yang menjangkiti kelompok remaja, yang berdasarkan penelitian cukup banyak.

"Semoga sekolah ini bisa melahirkan Sofyan Tan- Sofyan Tan yang baru," ungkap Maruarar. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya