Berita

Presiden Jokowi/net

Politik

Fadli Zon: Jokowi Sedang Belajar Jadi Diktator

SABTU, 15 JULI 2017 | 10:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Gerindra belum memiliki sikap resmi menanggapi Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) 2 /2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga pimpinan DPR RI, Fadli Zon, dalam diskusi "Cemas Perppu Ormas", di Cikini, Jakarta, pagi ini (Sabtu, 15/7).  

Namun, ia sendiri menganggap Perppu Ormas yang disahkan Presiden Joko Widodo mengalami dua cacat. Cacat prosedural dan cacat substasial.


Cacat prosedural karena situasi saat ini tidak memenuhi persyaratan untuk keluarnya Perppu. Syarat itu adalah kebutuhan mendesak, kekosongan hukum dan kekosongan hukum tak dapat diatasi dengan prosedur normal

Cacat sisi prosedural juga tampak karena kewenangan presiden mengeluarkan Perppu harus berdasar kegentingan yang memaksa. Hal ini sesuai pasal 22 UUD 1945.

"Kegentingan yang memaksa kita sekarang itu sulit mendapat pekerjaan, hidup rakyat makin susah, jadi tidak ada kegentingan memaksa soal Ormas," jelasnya.

Sedangkan dari sisi substansial, Perppu Ormas melanggar kebebasan berserikat yang dijamin UUD 1945.

"Saya termasuk yang akan menganjurkan untuk menolak Perppu Ormas karena ini suatu kemunduran demokrasi dan kediktarotan gaya baru," ujar Fadli.

Dia tambahkan, berorganisasi atau aktif dalam suatu Ormas adalah bentuk kebebasan berserikat yang dijamin konstitusi. Negara berfungsi untuk pengayoman dan pembinaan terhadap Ormas.

"Ini memundurkan demokrasi dan harus dilawan. Pemerintah sekarang menuju diktator, lagi belajar jadi diktator," tudingnya. [ald] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya