Berita

Roger Federer/Net

Olahraga

Kans Fed-Ex Juara Semakin Besar

Grand Slam Wimbledon
JUMAT, 14 JULI 2017 | 09:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kejutan terjadi di Grand Slam Wimbledon 2017. Para petenis unggulan berguguran di babak perempat final. Kans Roger Federer mengangkat trofi terbuka lebar.

Eks Raja Tenis Dunia Novak Djokovic gagal merebut tiket semifinal gara-gara mengalami cedera di siku kanannya saat melawan Tomas Berdych, ke­marin.

Akibatnya petenis berjuluk The Djoker itu mengundurkan di saat tertinggal 6-7 (2),0-2 dari Berdych. "Sayang sekali harus menyelesaikan Wimbledon seperti ini. Bila ada yang bersedih, orang itu adalah saya," sesal Djoker dikutip BBC.


Petenis peringkat 1 dunia, Andy Murray juga terhenti di perempat final. Dia harus angkat koper setelah ditekuk petenis Amerika Serikat, Sam Querrey 6-3, 4-6, 7-6 (7-4), 6-1, 6-1.

Pada babak semifinal nanti, Querrey akan berhadapan den­gan unggulan ke-7 asal Kroasia, Marin Cilic yang menaklukkan petenis asal Luksemburg, Gilles Mueller, lewat pertandingan lima set, dengan skore 3-6, 7-6, 7-5, 5-7, dan 6-1.

Marin Cilic mencapai semi­final Wimbledon pertamanya dengan kemenangan 3-6, 7-6 (8/6), 7-5, 5-7, 6-1 atas petenis Luksemburg Gilles Muller, kemarin.

"Ini sangat berarti. Ini penca­paian luar biasa, tiga kali saya tertahan di perempat final," kata Cilic.

Petenis unggulan lainnya yang tersingkir dari adalah Rafael Nadal. Kondisi ini membuat perluang Roger Federer diung­gulkan menjuarai Wimbledon 2017.

Petenis berjuluk Fed-Ex itu lo­los ke semifinal usai mengalah­kan runner up Wimbledon tahun lalu, Milos Raonic asal Kanada dengan skor 6-2,6-2, 7-6(4). Fed-Ex mengaku ingin meli­hat wajah-wajah baru di partai puncak. "Saya memprediksikan Marin Cillic lolos, dan mungkin menyenangkan melihat pemain yang berbeda di babak final," katanya dikutip BBC. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya