Berita

Bima Arya-Usmar Hariman/Net

Nusantara

PILKADA KOTA BOGOR

Pasangan Bima-Usmar Ingin Mengulang Kemenangan 2013

KAMIS, 13 JULI 2017 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Demokrat ingin mengulang sejarah kemenangan Pilkada Kota Bogor 2013. Partai Demokrat rencana akan kembali mengusung pasangan petahana Bima Arya-Usmar Hariman pada Pilkada Kota Bogor 2018.

Bima Arya adalah politisi PAN, sementara Usmar Hariman kader Partai Demokrat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, saat ini dalam partainya tengah menentukan sikap untuk kembali meneruskan kadernya Usmar Hariman, untuk dicalonkan sebagai wakil walikota Bogor.


"Untuk Pilwalkot Bogor, bahwa kader terbaik kami ini, akan terus melanjutkan bersama dengan pasangannya yang masih bagus barangkali, dan kami percaya bahwa dua kali itu jabatan bagus biar menuntaskan," ujar Hinca dalam agenda Demokrat Keliling Nusantara, Demokrat Menyapa Bogor, di Grand Savero Hotel, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/7)

Dalam pertarungan Pilkada Kota Bogor tahun depan, tidak ada satu partai pun yang yang bisa mengusung sendiri calonnya, oleh karena itu, Hinca menyadari perlunya berkaolisi dengan partai-partai lain.

"Jumlah kursi Demokrat di legislatif hanya 5 kursi dan PAN 3 kursi, kita perlu berkoalisi dengan partai lain agar bisa mencapai minimal 9 kursi," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut seperti dilansir dari RMOL Jabar, Usmar Hariman menegaskan sebagai kader Partai Demokrat, dirinya akan tunduk dan patuh terhadap keputusan dari DPP.

"Saya taat pada fatsun partai. Hari ini pun disuruh berhenti saya pun siap," tegasnya.

Meskipun demikian, Usmar menegaskan bahwa semuanya belum final karena belum ada rekomendasi DPP. Keputusan disebut final bilamana rekomendasi sudah turun dari pusat.

"Sekarang sesuai dengan amanat DPP, kita akan melakukan kerja politik. Bersama para kader dan simpatisan, kita bergerak memanaskan mesin partai untuk meraih kemenangan dalam Pilkada 2018," pungkasnya. [rus] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya