Berita

Nusantara

KPAI Minta Polisi Cari Kebenaran Informasi Penjualan Organ Tubuh Anak

KAMIS, 13 JULI 2017 | 07:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras dugaan tindakan pembunuhan 700 anak yang menjadi korban trafficking dan penjualan organ tubuh di pasar gelap di perbatasan Malaysia-Thailand.

Demikian disampaikan Komisioner KPAI Jasra Putra menanggapi pemberitaan terkait dugaan pembunuhan ratusan anak yang menjadi korban trafficking dan penjualan organ tubuh.

KPAI meminta Kepolisian RI dan pemeritah untuk mencari kebenaran informasi tersebut. Termasuk dugaan korban anak-anak asal Indonesia yang belakangan banyak kejadian anak hilang.


"Termasuk juga anak-anak yang bekerja di jalanan di Indonesia cukup tinggi, yang bisa menjadi korban terhadap peristiwa tersebut," ucap Jasra Putra, Kamis (13/7).

Para orang tua, masyarakat dan organisasi perlindungan anak diminta untuk terus memantau dan memberikan informasi kepada pihak berwajib terhadap dugaan tindakan kekerasan terhadap anak di lingkungan masing-masing.


"KPAI juga meminta media untuk sensitif terhadap foto-foto korban serta memperhatikan kode etik penampilan foto-foto terkait anak yang harus dilindungi," demikian Jasra Putra. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya