Berita

Revitalisasi Koperasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

RABU, 12 JULI 2017 | 13:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo disarankan untuk segera merevitalisasi koperasi agar dapat berperan dalam mempersempit ketimpangan sosial dan ekonomi yang semakin parah.

Demikian disampaikan analis ekonomi dan politik dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-70.

Hari ini, Rabu (12/7), Jokowi sapaan akrab Kepala Negara Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan menghadiri ‎peringatan Hari Koperasi di Makassar, Sulawesi Selatan.


Labor Institute Indonesia mencatat bahwa ketimpangan sosial ekonomi yang terjadi saat ini ditandai dengan jumlah pengangguran yang masih tetap tinggi dan daya beli yang masih rendah.

Selain itu saat ini stigma "koperasi" bagi kalangan masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah seperti buruh, tani dan nelayan. Koperasi adalah rentenir yang memberikan jasa pinjaman dengan bunga yang tinggi.

"Hal itu disebabkan karena masyarakat bawah sangat sulit mendapatkan akses pelayanan koperasi," ujar Andy dalam keterangannya kepada redaksi.

Untuk, lanjut dia, Jokowi diharapkan perlu merevitalisasi keberadaan koperasi di Indonesia dengan mendorong pertumbuhan koperasi khususnya bagi kalangan buruh, tani dan nelayan berdasarkan Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 sebagai salah satu pondasi legalitas koperasi di Indonesia.

Khususnya untuk kalangan buruh koperasi dibutuhkan sebagai alternatif exit strategi dalam meningkatkan pendapatan dan penghasilan.

Tambah dia, pemberdayaan koperasi karyawan (kopkar) di setiap perusahaan perlu juga ditingkatkan dengan melakukan pembinaan bagi setiap kopkar yang ada.

"Pemberdayaan koperasi harus sejalan dengan konsep nawacita Presiden Jokowi agar keberadaannya benar-benar dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat," demikian Andy. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya