Berita

Halal Bihalal Sinar Mas/RMOL

Bisnis

MUI: Pajak Sejatinya Mengangkat Potensi Petani Tebu Dan Produsen Gula Lokal

SELASA, 11 JULI 2017 | 15:34 WIB | LAPORAN:

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung potensi pajak yang ada digali untuk pembangunan negara.

"Mau tidak mau harus men-support pembangunan negara apalagi sudah dinyatakan pembangunan ini tidak menggunakan utang, tapi potensi pajak," ujar Ketua MUI Bidang Ekonomi dan Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim kepada Kantor Berita Politik RMOL di sela acara Halal Bihalal Idul Fitri 1438 H beserta mitra Sinar Mas lainnya di Ballroom, Plaza Simas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa siang (11/7).

Namun, Lukmanul menekankan, jika menyangkut pajak gula petani, justru akan bisa menjadi kontraproduktif ketika harga jualnya tinggi di pasaran. Pasalnya kebiijakan pajak pada gula petani bisa larinya ke konsumen.


"Saya kita yang harus kita hitung berapa besarannya (pajak), kekuatan pengusaha-pengusaha gula itu," terangnya.

Diharapkan kebijakan pajak dari Menteri Keuangan Sri Mulyani itu bisa mengangkat potensi petani tebu di Indonesia dan juga produsen gula lokal. Jangan justru sebaliknya, merugikan petani tebu serta semakin membebankan rakyat kecil.

"Gula pernah menjadi produk andalan bangsa Indonesia sebelum jadi importir, dulu di zaman Belanda," ulasnya.

Hadir pula Sinar Mas Board Member, Franky O.Widjaya selaku tuan rumah acara dan Dewan Penasehat Sinar Mas, Saleh Husin serta sejumlah pejabat negara dan tokoh di antaranya Menteri Komunikasi Informasi, Rudiantara, mantan Kapolri Jenderal (Purn.) Pol Badrodin Haiti, pendiri Pusat Studi Kelirumologi Jaya Suprana dan musisi Sam Bimbo.[san]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya