Berita

Foto/Net

Politik

Muhaimin Dorong Keluarga NU Jatim Termasuk Khofifah Untuk Bersatu

SENIN, 10 JULI 2017 | 12:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pilkada Jawa Timur 2018 bisa menjadi momentum penyatuan umat dan ulama dalam memilih pemimpinnya. Harapan itu disampaikan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimin Iskandar kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/7).

Menurut Cak Imin panggilan akrab Muhaimin Iskandar, pilkada hanyalah peristiwa politik biasa dalam demokrasi di Tanah Air. Kendati demikian, jika peristiwa demokrasi itu gagal dikelola dengan baik dan benar, maka luka-lukanya akan mewariskan polarisasi sosial mendalam dan bisa bertahan bahkan jauh setelah gelaran politik itu usai.

Karena itu, lanjut Cak Imin, alangkah beratnya tugas yang dipikul di pundak Nahdlatul Ulama (NU) di era serba digital dan virtual ini.


"Di satu sisi, umat yang telah menjadi bagian jamaah harus tetap diurus dan dijaga. Namun di sisi lain, umat yang masih berseberangan pun perlu segera dirangkul dan dipanggil pulang," kata tokoh muda Islam itu.

Cak Imin mengatakan bahwa berdasarkan harapan dan kecemasan itu, maka PKB menyetujui permintaan para kiai sepuh, agar mendukung petahana Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan menggeser Ketua DPW PKB Jatim A. Halim Iskandar, sebagai calon gubernur.

"Kami mengesampingkan fakta bahwa kami adalah partai terbesar di sana (Jatim), dan cukup kuat untuk mendukung ketuanya  sendiri. Kami membatalkan berbulan-bulan persiapan mengusung Abdul Halim Iskandar, pimpinan senior yang dibanggakan dan dipercaya para kader, untuk mencalonkan diri," imbuhnya.

Karena, ujar Cak Imin, saat dihadapkan pada tugas menyatukan umat dan menjaga bangsa dari radikalisasi Islam, tidak ada harga yang terlalu mahal untuk dibayar.

"Makanya, kami serius mendorong keluarga besar NU harus bersatu. Termasuk Ibu Khofifah Indar Parawansa," kata Cak Imin.

Terkait dengan itu pula, kata Cak Imin, phaknya meminta Khofifah agar tetap melanjutkan karya-karya cemerlangnya di Kementerian Sosial.

"Beliau adalah salah satu kader NU yang paling kami banggakan, yang dengan posisinya saat ini, telah mampu berkontribusi besar bagi umat dan rakyat, bukan hanya di Jatim, tapi di seluruh Indonesia," ujarnya.

Di sisi lain, kata Cak Imin, tugas berat membutuhkan NU yang kompak, NU yang solid, yang umatnya saling percaya.

"Menguatkan NU berarti mengokohkan NKRI. Bagi PKB, belum kami temukan tugas politik lain yang lebih penting daripada ini," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya