Berita

Foto: Dok

Bisnis

Kemenaker Jangan Asal Sikapi Demo AMT

MINGGU, 09 JULI 2017 | 11:55 WIB | LAPORAN:

Aksi mogok para mantan Awak Mobil Tangki (AMT) yang bekerja pada mitra PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mendapat tanggapan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Berdasar hasil mediasi Kemenaker dengan AMT yang berdemo, diputuskan membekukan izin vendor penyalur alih daya (outsourcing) pada PT Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Tbk.

Namun pembekuan izin ini dikuatirkan mengganggu distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditangani PPN.


Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara menilai, Kemenaker harus melihat persoalan ini secara jeli dan tidak langsung melaksanakan pembekuan vendor penyalur AMT PPN. Keputusan Kemenaker tersebut rawan menimbulkan gangguan penyaluran BBM.

"Harusnya ada pertemuan lebih lanjut dengan pihak-pihak yang bersengketa. Kalau pendemo mengadu ke Kemenaker, seharusnya PPN melalui Pertamina bisa juga lapor ke Kementerian ESDM, karena ini menyangkut distribus BBM untuk masyarakat luas," kata Marwan.

Direktur Executive Energy Watch, Mamit Setiawan mengingatkan, jangan sampai permasalahan AMT ini menghambat distribusi BBM ke SPBU-SPBU di berbagai wilayah di Indonesia.

"Hendaknya permasalahan ini diselesaikan secara hukum saja tanpa harus menghentikan sementara kegiatan pengiriman BBM tersebut. Para awak AMT akan mendapatkan stigma yang buruk dan bahkan dimusuhi oleh masyarakat jika benar-benar mengganggu pengiriman," ujar Mamit.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya