Berita

Jaya Suprana/net

Jaya Suprana

Gotong Royong Membangun Jakarta

JUMAT, 07 JULI 2017 | 13:30 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MENAKJUBKAN bagaimana sepak terjang politisasi benar-benar sedang merajalela di persada Nusantara masa kini. Terbukti kunjungan Barack Obama berlibur bersama keluarga di Indonesia di masa lebaran 2017 juga dimanfaatkan sebagai kampanye politik pihak tertentu.

Tafsir

Pujian-pujian Obama mengenai kota Jakarta dipetik kemudian ditafsirkan sambil kalau perlu direkayasa sedemikian rupa sehingga terkesan seolah-olah pujian bagi pihak tertentu. Misalnya Obama memuji kelancaran lalu lintas kota Jakarta di masa Lebaran (yang tentu saja lancar) dimanfaatkan oleh pihak tertentu sebagai bukti keberhasilan pihak tertentu dalam menanggulangi kemacetan supra macet ibukota Indonesia yang tergolong paling macet di planet bumi.

Di masa Lebaran sampai seminggu pasca Lebaran memang lalu lintas di dalam kota Jakarta layak disesumbarkan sebagai lalu lintas paling lancar di dunia. Jika ingin merasakan surga dunia maka menikmati kelancaran lalu lintas Jakarta di masa Lebaran sampai seminggu setelah Lebaran. Jika ingin merasakan neraka dunia maka silakan coba menembus kemahamacetan lalu lintas Jakarta di masa bukan Lebaran.

Di masa Lebaran sampai seminggu pasca Lebaran memang lalu lintas di dalam kota Jakarta layak disesumbarkan sebagai lalu lintas paling lancar di dunia. Jika ingin merasakan surga dunia maka menikmati kelancaran lalu lintas Jakarta di masa Lebaran sampai seminggu setelah Lebaran. Jika ingin merasakan neraka dunia maka silakan coba menembus kemahamacetan lalu lintas Jakarta di masa bukan Lebaran.

Pujian Obama bahwa Jakarta masa kini sudah tidak banjir sampai sedengkul seperti yang di masa kanak-kanak Obama alami ketika empat tahun sekolah di kawasan Menteng, Jakarta memang benar apabila Obama berkunjung ke Jakarta bukan pada puncak musim hujan. 

Tidak usah kita terlalu terkebur sehingga malu mengakui kenyataan bahwa sebenarnya Jakarta masih banjir di musim hujan dengan curah hujan berlebih. Jangankan Jakarta, sementara New Orleans, London, Paris juga masih banjir di musim hujan dengan curah hujan berlebih.

Gotong Royong
Memang kita layak merasa bangga atas pujian Obama terhadap keberhasilan pembangunan kota Jakarta. Namun jangan ada yang menafsirkan pujian Obama terbatas bagi satu pihak tertentu saja. Keberhasilan pembangunan kota Jakarta bukan berkat satu orang namun orang banyak secara berkesinambungan. 

Keberhasilan pembangunan Jakarta merupakan hasil gotong royong seluruh warga yang telah dirintis Muhamad Husni Thamrin kemudian dilanjutkan oleh Suwirjo, Sjamsuridjal, Sudiro, Soemarno Sosroatmodjo, Henk Ngantung, Ali Sadikin, Tjokropranolo, Soeprapto, Wiyogo Atmodarminto, Surjadi Soedirja, Sutiyoso, Fauzi Bowo,  Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, Djarot Saiful Hidayat, serta akan dilanjutkan oleh Anies Baswedan.

Para beliau mustahil berhasil membangun kota Jakarta tanpa dukungan seluruh  warga kota Jakarta termasuk mereka yang dianggap sebagai warga liar atau ilegal. 

Adalah suatu keniscayaan bahwa Pembangunan Indonesia wajib ditatalaksana, diwujudkan dan diejawantahkan dengan semangat gotong royong secara berkesinambungan berbekal falsafah landasan dasar negara dan bangsa Indonesia: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia. 

MERDEKA!

Penulis adalah warga Indonesia cinta dan bangga Indonesia


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya