Berita

Rapat bersama Wapres/Net

Politik

Wakapolri Rakor Pendirian Universitas Islam Internasional Bersama Wapres

KAMIS, 06 JULI 2017 | 15:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakapolri Komjen Syafruddin turut menghadiri rapat koordinasi pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia di Istana Wapres Jalan Medan Merdeka Selatan (Kamis, 6/7).

Rapat yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla tersebut juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata ruang Sofyan A. Djalil, Menteri PPN/ Bapenas Bambang Brojonegoro, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Komunikasi Dan Informasi Rudiantara, Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar serta dua mantan Rektor UIN Jakarta, Prof. Komaruddin Hidayat dan Prof. Azyumardi Azra.

Wakapolri memang terlibat aktif dalam penggodokan rencana pembangunan universitas bertaraf internasional tersebut.


Akhir tahun 2016 lalu misalnya dia juga mengundang sejumlah tokoh ke rumah dinasnya di Kebayoran Baru, Jakarta. Mereka membahas upaya pembangunan pusat peradaban Islam di Tanah Air. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah membangun Universitas Islam Internasional di Cimanggis, Depok.

Saat itu, Komaruddin yang juga hadir dalam pertemuan di rumah Wakapolri mengakui pertemuan antara tokoh-tokoh Islam dengan Wakapolri guna mematangkan persiapan lahan pembangunan Universitas Islam Internasional.

Karena Presiden Joko Widodo telah membentuk panitia pelaksana pembangunan Universitas tersebut beberapa bulan lalu.

"Pak Syafruddin ini sebagai Wakapolri terlibat aktif untuk ikut membangun, nah kita pada tahap ini satu, bagaimana pematangan lahannya. Kedua bagaimana pematangan konsepnya," ujar Komaruddin ketika itu.[zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya