Berita

Nusantara

Sekolah Pemimpin Muda Indonesia KBFP VI Banjir Peminat

RABU, 05 JULI 2017 | 23:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekolah Pemimpin Muda Indonesia Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) Angkatan VI banjir peminat. Tercatat,  sekitar delapan ratusan pemuda mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia sejak pendaftaran gelombang pertama dibuka pada tanggal 21 Juni 2017 lalu.

"Kita cukup terkejut dengan tingginya jumlah pendaftar. Bagi saya hal ini menunjukkan antusiasme dan kesadaran kaum muda yang mengapresiasi kegiatan bernuansa kebangsaan seperti KBFP merupakan sesuatu yang penting. Para pendaftar calon peserta nyaris merata dari seluruh provinsi," kata Ketua Panitia KBFP VI Wildanshah di Jakarta, Rabu (5/7).

Wildan menjabarkan bahwa para pendaftar ini datang dari berbagai macam profesi dan latar belakang, mulai dari seniman, aktivis, dosen, peneliti, wirausaha muda, dokter, advokat, jurnalis, hingga pengurus desa.


Pendaftaran ini, lanjutnya, akan ditutup pada hari Jumat (7/7). Selanjutnya para calon peserta akan diseleksi secara administrasi dan wawancara menjadi total 50 pemuda yang akhirnya dipilih untuk berpartisipasi sebagai peserta KBFP Angkatan VI selama sepekan pada tanggal 30 Juli hingga 5 Agustus 2017.

"Setelah ditutup, akan dilakukan seleksi calon peserta tahap 1 tanggal 8 Juli hingga 13 Juli 2017. Calon peserta kemudian akan mengikuti seleksi tahap 2, yakni wawancara. Adapun 50 peserta yang berhak mengikuti KBFP VI akan diumumkan pada tanggal 21 Juli 2017," urainya.

KBFP Angkatan VI membuka kesempatan kepada para pemimpin muda di seluruh daerah untuk saling berkolaborasi dan saling menginspirasi. Dalam KBFP VI ini tema yang diangkat adalah "Membangun Peradaban Baru Politik Indonesia".

"Bagi pemuda dan pemudi calon peserta yang berkeinginan bergabung dalam KBFP Angkatan VI wajib mengunduh formulir pendaftaran atau form CV di website www.kader-bangsa.org, kemudian dikirimkan kembali ke email info@kader-bangsa.org," pungkas Wildan. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya