Berita

Politik

Mahfud MD: Idul Fitri Harus Dijadikan Sebagai Sarana Refleksi

SELASA, 04 JULI 2017 | 12:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kita harus bersyukur karena hidup di Indonesia ini.  Hanya di Indonesia ini orang melakukan ajaran agamanya dengan nyaman.

"Sehingga kita sebagai umat Islam harus bersyukur karena ber-Islam di sini," ujar mantan Ketua MK, Prof. Mahfud, saat didaulat sebagai pengisi materi Halal Bihalal Idul Fitri keluarga besar Universitas Trilogi Jakarta, kemarin.

Indonesia tidak hanya dikenal sebagai negara yang kaya dengan budayanya saja. Namun keberhasilan mengelola kemajemukan dari budayanya tersebut juga menjadi apresiasi dunia. Dengan penduduk mayoritas Islam, kebhinekaan di Indonesia tetap terjaga hanya demi persatuan dan kesatuan bangsa.


Dia mengingatkan momentum Idul Fitri harus dijadikan sebagai sarana refleksi bahwa suatu saat kita akan pulang ketempat tingggal kita yang sebenarnya. Oleh karena itu, kita harus mengumpulkan bekal yang terbaik.
 
"Idul Fitri itu seperti orang pulang, pulang kembali. Pulang kemana? Kembali kekesucian diri. Idul Fitri mengingatkan kita juga bahwa suatu saat kita akan pulang yang sebenarnya. Maka persiapkanlah bekal," ujarnya.
 
Sementara itu, Rektor Universitas Trilogi, Prof. Dr. Asep Saefuddin dalam sambutannya selain menghaturkan maaf lahir batin kepada semua pihak dan keluarga besar kampus yang dipimpinnya, juga mengingatkan bahwa tradisi Halal Bihalal adalah hal yang uni dan menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
 
"Kegiatan semacam Halal Bihalal ini adalah tradisi bangsa kita yang sejatinya hanya dimiliki bangsa ini. Oleh karena itu, selalin harus berbangga maka kita juga harus melestarikannya," imbuh Wakil Forum Rektor Indonesia (FRI) ini.
 
Acara yang berlangsung di auditroirum Universitas Trilogi pada Senin (3/6) ini tidak hanya dihadiri oleh pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa Universitas Trilogi. Tetapi juga dihadiri oleh para tamu undangan termasuk di dalamnya adalah para Alumni Penerima Beasiswa Supersemar yang sekarang sudah berkibar di kancah nasional bahkan internasional. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya