Berita

Dunia

Dubes Yuwono Apresiasi Tim UGM Yang Telah Ikut Harumkan Indonesia

SELASA, 04 JULI 2017 | 06:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti International Negotiation Compe-tition (INC) for Law Students di Oslo, Norwegia, pada 27 Juni sampai 1 Juli 2017. UGM diwakili tiga mahasiswi yaitu Madeliene Jacobus (semester V) dan Hyevdu Sabihat (semester V) sebagai peserta debat dan Cecilia Pinem (semester III) sebagai manager tim.

Ketiga mahasiswi tersebut tiba di Oslo sehari sebelum hari raya Idul Fitri 1438 H, dan setelah mengikuti acara Halal Bihalal bersama masyarakat Indonesia di Norwegia yang berlangsung di Wisma Duta Besar RI Oslo pada 25 Juni, Tim langsung menyiapkan diri untuk menghadapi kompetisi yang diikuti oleh 32 tim dari 27 negara.

Selama lima hari pertandingan tersebut, Tim Indonesia telah menunjukkan kemampuan dan kecakapannya di bidang hukum dalam bernegosiasi dengan pihak lawan yang dikemas dalam sebuah skema transaksi atau penyelesaian sengketa internasional. Tim UGM berhadapan dengan lawan-lawan kuat diantaranya tim dari Amerika Serikat, India, Qatar, Kroasia, Rusia dan Kanada.


Madeliene, Hyevdu dan didukung Cecilia telah mengerahkan seluruh pengetahuan, kemampuan dan keahliannya pada empat putaran kompetisi INC dalam bernegosiasi terkait berbagai kasus yang diberikan pihak penyelenggara.

Pada putaran terakhir 1 Juli yang disaksikan langsung oleh Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto, Tim Indonesia yang melawan Tim Kanada, kembali menampilkan perdebatan sengit dengan argumen-argumen tajam, runut dan logis. Penampilan Tim Indonesia ini menuai pujian dari  Dubes Yuwono.

"Tim Indonesia sudah berjuang dengan baik. Kompetisi ini tidak hanya mengenai menang dan kalah, namun kompetisi ini akan menjadi pengalaman berharga bagi kelanjutan studi dan karir para peserta di masa mendatang," ujar Dubes Yuwono dalam rilis KBRI Oslo, Selasa (4/7).

Kehadiran Dubes Yuwono pada putaran terakhir kompetisi INC tersebut mendapatkan apresiasi dari pihak penyelenggara. Prof. Larry L.Teply dari Creighton University, USA, selaku Chair INC Executive Committee menyatakan penghargaan atas partisipasi dan perhatian Dubes Yuwono pada kompetisi dimaksud.

"Pertama kali (pada kompetisi INC di Oslo), seorang Duta Besar berkenan hadir dan mendukung peserta dari negaranya secara langsung," ucap Prof. Larry.

Pada kesempatan yang sama, dalam wawancara oleh pihak panitia, Dubes Yuwono menyatakan harapannya agar kompetisi ini semakin berkembang dan melibatkan semakin banyak negara ke depannya.

"Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang bagi para peserta untuk mengasah skill, kemampuan dan pengetahuannya tentang hukum dan kasus-kasus yang terjadi di dunia, namun juga menjadi sarana yang sangat baik untuk mengembangkan jejaring di antara rekan-rekan satu profesi, yang akan membantu jalan mereka di masa depan," sebut Dubes Yuwono.

Dubes Yuwono juga menghadiri acara "Award Night INC" yang berlangsung pada malam harinya di Nobel Peace Centre, Oslo. Dalam kesempatan ini Dubes Yuwono mengucapkan terima kasih kepada Tim UGM yang telah ikut mengharumkan nama Indonesia pada event internasional.

INC sendiri merupakan salah satu kompetisi tertua dan cukup terkenal yang berfokus pada international legal negotiation bagi para pelajar di bidang hukum dari seluruh dunia. Kompetitisi ini juga merupakan program pendidikan yang unik bagi para praktisi hukum internasional. Tim penilai atau disebut judges tidak hanya memberikan penilaian atas legal negotiation skill dari masing-masing peserta namun juga memberikan feedback dan coaching kepada peserta yang bermanfaat bagi pembelajaran para calon praktisi hukum ini. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya