Berita

Foto/Net

Nusantara

Kepala Basarnas Serahkan Korban Kecelakaan Heli HR3602 Ke Keluarga

SENIN, 03 JULI 2017 | 10:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keluarga besar Badan SAR Nasional (Basarnas) berduka. Empat orang anggota Basarnas Kantor SAR Semarang bersama dengan empat orang kru helikopter meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan.

Helikopter jenis Dauphin HR3602 milik Basarnas jatuh di Gunung Botak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (2/7) pukul 16.17 WIB.

Empat Anggota Basarnas yang gugur saat menjalankan tugas ini adalah, Maulana Affandi (26) warga Jl DK Piliran RT 02 RW 08, Protomulyo, Kliwungu, Kendal; Nyoto Purwanto (36) warga Jl Bukit Beringin Barat C/47 Perum Beringin Lestari Ngalian; Budi Restiyanto (42) warga Jl Beringin Lestari A5/136 Gondoriyo Ngalian; dan Catur Bambang Sulistyo (30) warga Jl Girimarto RT 02 RW 01 Kec Girimarto, Wonogiri.


Sementara empat orang kru heli yang gugus saat menjalankan tugas adalah, Kapten Laut (P) Haryanto warga  JL. Mangga NO. 9 Mlangseng Blora; Kapten Laut (P) II Solihin warga Jl. Citarum No. 8 Rumdis Lanudal Juanda; Serka mpu hari marsono warga Ds. Bringin Bendo RT. 02/ RW. 03 Taman, Sidoarjo; dan Peltu lpu Budi Santoso warga TWP Block M1 No. 2 Candi Sidoarjo.

Dilansir dari laman Basarnas, mereka mengalami musibah saat hendak melakukan pemantauan menuju lokasi bencana Letupan Kawah Sileri, Desa Kepakisan, Pegunungan Dieng, Kabupaten Banjanegara.

Heli yang mengangkut mereka berangkat dari Bandara Ahmad Yani Semarang pada pukul 16.00 WIB. Namun setelah menempuh perjalanan selama 17 menit, pada pukul 16.17 WIB, Local User Terminal (LUT) Basarnas mendeteksi sinyal distress dari heli pada koordinat 07 13.3 S-110 04.5 E.

Mendapati sinyal distress tersebut, Basarnas melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan saksi mata terkait adanya heli Basarnas yang jatuh. Setelah mendapatkan kebenaran tentang kejadian tersebut, Tim Rescue dari Kantor SAR Semarang langsung menuju lokasi kejadian, dan disusul oleh Tim Rescue dari Kantor SAR Bandung dan Kantor SAR Surabaya.

Upaya evakuasi terhadap korban dilakukan oleh berbagai potensi SAR dan juga anggota Personil Basarnas dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Bandung dan Kantor SAR Surabaya. Evakuasi dilakukan malam hari dan dalam kondisi cuaca yang hujan. Namun dengan bantuan berbagai pihak semua korban berhasil dievakuasi ke Posko di Desa Canggal pada pukul 02.00 WIB, Senin dinihari (3/7).

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Bhayangkara, dan pagi ini jenazah akan dilepas oleh Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Muda TNI M. Syaugi sebelum disemayamkan sesuai dengan permintaan pihak keluarga. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya