Berita

Politik

Kata Obama, Ini yang Bisa Menggagalkan Demokrasi

SABTU, 01 JULI 2017 | 13:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama disambut tepuk tangan meriah saat muncul di panggung utama Konferensi Diaspora Indonesia.

Mengenakan kemeja hitam dan baju putih tanpa dasi dengan pin bendera AS di dada kiri, Obama berpelukan dengan pemilik Indosiar dan SCTV Eddy K Sariatmadja yang mengundangnya naik ke panggung.

Kehadiran Obama sudah ditunggu-tunggu ribuan orang yang menghadiri Konferensi Diaspora Indonesia ke-4 di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/7).


Tak sedikit yang harus menunggu di luar karena ruangan besar itu pun tidak bisa menampung semua yang datang.

Dalam pernyataannya, Obama menyinggung tentang pengalaman masa kecilnya di Indonesia, dan keyakinannya bahwa Indonesia akan menjadi besar di masa depan. Kekuatan utama Indonesia, kata Obama, ada di tangan generasi muda.

Obama juga mengatakan, dirinya sedang mempersiapkan Yayasan Obama di Chicago, dan berharap bisa bekerjasama dengan anak-anak muda Indonesia.

Setelah berorasi sekitar 30 menit, Obama duduk di kursi yang disediakan di atas panggung diteman inisiator Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal.

Kepada Obama, Dino menanyakan sejumlah hal, untuk mempertajam pidatonya barusan.

Mantan Dutabesar RI untuk AS itu, misalnya, bertanya apa peristiwa  yang tidak pernah dibayangkan Obama ketika dia menjabat sebagai presiden.

Jawab Obama, pergolakan di negara-negara Arab.

Dia bercerita, sebelum pergolakan itu, dirinya ke Mesir dalam membicarakan upaya kerjasama negara-negara Muslim dengan negara-negara non-Muslim. Tetapi tak lama kemudian, terjadilah peristiwa di Tunisia, yang merembet ke Mesir, ke Libya, dan negara-negara Timur Tengahl lain, termasuk Yaman dan Suriah.

Dino juga bertanya tentang prospek demokrasi.

Obama mengatakan, dirinya percaya pada demokrasi. Namun demokrasi tidak sekadar memilih pemimpin. Demokrasi akan menemukan tantangan dan bahkan gagal bila pemerintahan yang terpilih korup dan tidak bekerja untuk kemashalatan semua rakyat.

Setelah tanya jawab itu, Obama dan Dinno, juga Eddy serta dua pembawa acara menyempatkan diri berfoto selfie dengan latar belakang peserta Konferensi Diaspora Indonesia. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya