Berita

Rudiantara, Bisyron Wahyudi/RMOL

Bisnis

Hampir Mirip Wannacry, Terserang Virus Petya Jangan Panik Dan Lakukan Ini

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 16:21 WIB | LAPORAN:

Virus ransomware petya hampir memiliki kesamaan dengan virus wannacry hanya saja bisa menyerang lebih luas.

"Kalau wannacry menyerang file kalau ini (petya) yang diserang langsung hardisk-nya. Yang dienkripsi master file table," terang Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center (ID SIRTI), Bisyron Wahyudi saat konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/6).

Sama seperti wannacry, Bisyron menyebutkan bahwa petya juga meminta bayaran kepada pengguna komputer yang terserang virus. Pengguna harus membayar hingga 300  dolar AS dalam bentuk bitcoin supaya lepas dari virus tersebut. Namun Bisryon menyarankan, jika komputer sudah terserang petya sebaiknya tidak perlu sampai melakukan pembayaran.


"Kalau terkena virus jangan panik. Jangan melakukan pembayaran. Kalau ada tanda-tanda (terserang virus), matikan (komputer). Dan file diback up masih bisa diselamatkan," imbuhnya.

Bisryon menjelaskan, cara kerja dan sistem penyebaran petya hampir sama dengan wannacry. Bisa melalui lampiran email yang masuk atau pun sambungan internet. Di Ukraina, lanjut Bisryon, diberitakan telah terserang virus petya melalui email situs lowongan kerja.

"Hampir sama dengan wannacry. Kalau sudah ada satu komputer yang kena dia (petya) bisa menyebar melalui jaringan. Dia akan menscan semua jaringan," imbuhnya.

Pemerintah hingga saat ini belum bisa memastikan asal kemunculan virus tersebut. Kata 'petya' sendiri berasal dari negara bagian timur.

"Bahasa dari negara timur. Tapi belum tentu (sumber virus) dari negara itu beneran. Pertama kali ditemukan oleh NSE (National Stock Exchange) kemudian bocor oleh hacker," katanya.[wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya