Berita

Bisnis

FSPM Independen, AJI, Dan LBH Pers Kecam PHK Jurnalis Koran Sindo

KAMIS, 29 JUNI 2017 | 17:12 WIB | LAPORAN:

Koran Sindo dikabarkan menutup kantor bironya di Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Medan, Palembang, Manado, dan Makassar.

Penutupan tersebut berujung pada PHK sepihak yang dilakukan PT Media Nusantara Informasi (PT MNI) kepada pekerja media Koran Sindo. Selain itu, PT MNI juga memutasi pekerja media Koran Sindo ke unit bisnis MNC lainnya.

Menurut informasi, ada sekitar 60-an buruh media yang bekerja di masing-masing biro Koran Sindo tersebut.


Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan LBH Pers memandang PHK sepihak kepada pekerja media Koran Sindo tidak sah dan melanggar perundang-undangan yang berlaku. Untuk itulah PT MNI didesak untuk melakukan musyawarah bipartit sampai ada kesepakatan dengan para pekerja.

Jika PHK adalah jalan terakhir, maka PT MNI selayaknya membayar hak pesangon pekerja sebagaimana pasal 156 UU Ketenagakerjaan.

"Atau jika perusahaan akan melakukan mutasi maka harus memperhatikan hak-hak pekerja serta kesepakatan antara kedua belah pihak," demikian rilis bersama FSPM Independen, AJI, dan LBH Pers yang diterima redaksi, petang ini (Kamis, 29/6).  

Disebutkan pula, Kementerian Tenaga Kerja harus turun langsung menangani kasus PHK sepihak yang dilakukan MNC Grup tersebut. Kemenaker selaku perwakilan pemerintah dituntut berani bertindak tegas meskipun perusahaan yang melanggar adalah perusahaan media.

Mereka juga mendesak Dewan Pers untuk turut aktif melindungi para jurnalis dan berkoordinasi dengan Kemenaker terkait pemenuhan hak-hak pekerja media bersangkutan.

Lebih lanjut diimbau kepada para pekerja/junalis yang terkena dampak tersebut untuk mengorganisir diri dan berjuang bersama sehingga tidak mudah dipecah belah oleh oknum-oknum yang sengaja menginginkan PHK ini terjadi.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya