Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ini Cara Mencegah Penyebaran Virus Ransomware Petya

KAMIS, 29 JUNI 2017 | 08:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Virus ransomware Petya saat ini tengah melancarkan serangan global. Sejumlah negara di Eropa dan Asia Selatan tengah kewalahan dalam menghadapi serangan virus ini.

Petya adalah program virus ransomware yang bekerja sangat berbeda dari malware ransomware lainnya. Tidak seperti ransomware tradisional, Petya tidak mengenskripsi file pada sistem yang ditargetkan satu per satu.

Namun justru sebaliknya, Petya akan me-reboot system dan membajak komputer, serta mengenkripsi tabel file master hard drive (master file table-MFT) dan membuat master boot record (MBR) tidak dapat dioperasikan, membatasi akses ke sistem penuh dengan menyita informasi tentang nama file, ukuran, dan lokasi pada disk fisik.


Virus Malware Petya dapat menggantikan master boot record (MBR) komputer dengan kode berbahaya yang menampilkan pesan permintaan tebusan (ransom) dan membuat komputer tidak dapat melakukan booting.

Berikut sejumlah langkah, yang dirilis Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk mencegah penyebaran "Petya":

1. Petya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk dapat menginfeksi komputer. Komputer anda seperti melakukan proses "checking disk CHKDSK" padahal saat inilah "Petya" mengenskripsi hard drive anda. Langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mematikan komputer dan segera ambil file-file penting anda dari komputer dengan LiveCD.

2. Petya memanfaatkan kelemahan pada Microsoft SMBv1 sama seperti “Wannacry” sehingga pencegahan dapat dilakukan dengan meng-install patch MS17-010 atau menonaktifkan fungsi SMBv1. Anda tetap bisa menggunakan fungsi SMB pada Microsft Windows, dengan menggunakan SMBv2, SMBv3.

3. Update signature antivirus/antimalware, karena beberapa produk antivirus dilaporkan telah dapat mendeteksi Petya.

4. Untuk administrator system pada jaringan network besar, pastikan Intrusion Prevention System (IPS) telah ter-update dengan signature terbaru dan lakukan monitoring pada port service 139/445 di firewall anda, lakukan pencegahan dengan mematikan service tersebut apabila terdapat aktivitas yang mencurigakan.

5. Gunakan system restore untuk mengembalikan komputer Anda jika ternyata terjangkit ransomware “Petya”.

Untuk saat ini belum ada cara mengatasi komputer yang terkena malware ini, opsi terburuk adalah menginstal ulang komputer anda, dengan asumsi anda telah mengambil file penting pada komputer anda. Hal yang terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah dengan melakukan pencegahan malware tersebut. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya